Maju Pilpres, Puan Tegaskan Keputusan di Tangan Mega

KETUA DPP PDIP, Puan Maharani, saat berdialog dengan para santri di Ponpes Qomarul Huda Bagu, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Sabtu (28/8/2022). Foto: ist
KETUA DPP PDIP, Puan Maharani, saat berdialog dengan para santri di Ponpes Qomarul Huda Bagu, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Sabtu (28/8/2022). Foto: ist

MATARAM – Menjelang Pilpres 2024, sejumlah nama bakal calon presiden (capres) mulai merebak, diramaikan pula dengan hasil survei elektabilitas beberapa lembaga survei. Khusus di PDIP, ada sejumlah kader yang berpotensi diusung menjadi calon presiden (capres). Mereka, seperti disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, adalah Ketua DPR RI, Puan Maharani; Menteri Sosial, Tri Rismaharini; dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Soal peluangnya diputuskan sebagai capres dari PDIP, Puan Maharani mendaku keputusan tersebut merupakan ranah dan berada di tangan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. “Belum tahu. Itu kan keputusan dari Ketua Umum, kita tunggu saja,” ujar Puan di Bandara Internasional Lombok (BIL) sebelum bertolak menuju Provinsi Bali, Sabtu (27/9/2022).

Read More

Disinggung soal pasangan yang akan dia pilih antara Prabowo Subianto, Anies Baswedan, atau Ganjar Pranowo, dia hanya menjawab singkat. “Rahasia,” sahutnya.

Puan menegaskan, bukan suatu yang mustahil jika perempuan menjadi Presiden di Indonesia. Apalagi sebelumnya Indonesia juga pernah dipimpin perempuan sebagai Presiden, yakni Megawati Soekarnoputri, yang juga ibu kandung Puan. “Harusnya ke depan sudah tidak ada masalah lagi kalau kemudian ada perempuan jadi presiden,” lugasnya, seakan memberi sinyal tertentu. 

Menurut Puan, safari politik yang sedang dilakukan kepada sejumlah pimpinan parpol, salah satunya ke Partai Nasdem, merupakan penugasan langsung Megawati Soekarnoputri. Dia pun mengklaim safari politik ke pimpinan parpol akan terus dilakukan. Alasannya, membangun bangsa tidak bisa sendiri, perlu mengajak banyak parpol sebagai satu kekuatan bersama memajukan masyarakat Indonesia. 

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto dalam Twitter PDIP, menyebut nama Ketua DPR Puan Maharani terlebih dahulu. Kemudian, ada nama Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Ketua DPR dengan pengalaman yang sangat luas, kemudian Bu Risma sebagai Mensos, kemudian Pak Ganjar sebagai Gubernur. Semua unjuk kinerja, itu yang harus dilakukan seluruh kader partai dari PDI Perjuangan unjuk kinerja,” kata Hasto dalam cuitannya.

Awalnya, Hasto menegaskan PDIP belum menentukan nama capres untuk Pilpres 2024. Bursa capres PDIP masih dalam proses penggodokan. Megawati Soekarnoputri tengah mencermati dan menganalisis capres yang nantinya dipilih. “Siapa yang bekerja dan mengangkat harkat martabat bangsa, di situ rakyat akan memberi apresiasi. Nah itulah yang nanti akan dinilai oleh Ibu Megawati,” tandas Hasto. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.