Listrik Kini Menyala 24 Jam, Jejak Lady Diana di Pulau Moyo Bisa Terus Dikenang

MENDIANG Lady Diana saat liburan di kawasan Pulau Moyo. Foto: ist
MENDIANG Lady Diana saat liburan di kawasan Pulau Moyo. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, MATARAM – Keindahan Pulau Moyo di Kabupaten Sumbawa telah diakui banyak pesohor dunia. Umumnya, mereka datang lantaran pulau tersebut dianggap lokasi yang menenangkan untuk menyendiri. Salah satunya, mendiang Lady Diana.

Memiliki luas 350 kilometer persegi, pulau ini diapit hamparan laut lepas dengan pemandangan pantai-pantai yang menawan. Tak hanya itu, di kawasan itu, juga terdapat Air Terjun Mata Jitu. Air terjun ini juga disebut sebagai Air Terjun Putri Diana.  ‘’Ini menjadi salah satu lokasi favorit Lady Diana selama berada di Pulau Moyo,’’ kata Joni, salah satu pemandu wisata asal Moyo pada Senin (30/10/2023).

Read More

Lady Diana diketahui mengunjungi Pulau Moyo untuk menenangkan diri pada tahun 1993. Sebab pulau itu tidak memiliki banyak pengunjung. Pulau yang tenang itu menjadi pilihan Lady Diana untuk menyendiri dan menenangkan diri.

Demi mencapai Pulau Moyo, Lady Diana dan rombongannya pergi menggunakan kapal pesiar Aman XI. Di sana, Lady Diana menginap selama tiga hari dua malam di Amanwana Resort di Pulau Moyo. ‘’Hotel ini masih ada hingga sekarang dan kerap kali kedatangan tamu-tamu yang merupakan pesohor dunia, misalnya Mick Jagger,’’ kata Joni.

Lebih lanjut ia katakan, Pulau Moyo juga dipilih menjadi lokasi untuk berbulan madu aktris dan aktor papan atas Korea Selatan Kim Tae Hee dan Rain pada tahun 2016 lalu. ‘’Memang banyak sekali pesohor dunia yang datang ke Pulau Moyo. Tapi kendala kami hanya pada masalah kelistrikan karena listrik PLN hanya 12 jam menyala selama ini setiap harinya. Kalaupun menyala, para pemilik hotel dan resort menggunakan genset sendiri,’’ jelas Joni.

Menurut dia, jika program listrik bisaa menyala 24 jam di wilayah Pulau Moyo, hal ini akan dapat membantu usahanya. Sebab, setiap harinya ia melayani puluhan wisatawan mancanegara yang datang khusus mengambil paket Pulau Moyo.

‘’Sudah kami suarakan ke Pemda agar listrik ini bisa ditambah sejak lama. Semoga itu bisa terwujud karena wisatawan akan banyak berdatangan jika kendala kelistrikan bisa diatasi secepatnya,’’ tegas Joni.

Terkait keluhan listrik di Pulau Moyo, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Hal itu itu ditandai dengan meningkatkan layanan jam nyala listrik di Desa Labuhan Aji, Kecamatan Moyo, Kabupaten Sumbawa dengan listrik 24 jam setiap hari.

Sebelumnya, Desa Labuhan Aji dialiri listrik PLN selama 12 jam, yaitu dari jam 18.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita. Namun, kini peningkatan jam nyala listrik dapat dirasakan oleh warga Desa Labuhan Aji untuk dapat beraktivitas dan menikmati listrik di siang hari.

General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, mengatakan, peningkatan pelayanan listrik 24 jam di Desa Labuhan Aji, Pulau Moyo ini merupakan bentuk tanggung jawab PLN dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia terhadap kebutuhan listrik. ‘’Pembangunan listrik desa merupakan bagian dari komitmen PLN guna meningkatkan pelayanan listrik kepada masyarakat di daerah yang masuk kategori daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) di Provinsi NTB, yang akan memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi dan sosial masyarakat setempat,” ujar Djarwo, belum lama ini.

Menurut dia, dalam pembangunan jaringan listrik pedesaan di Desa Labuhan Aji, pihaknya merencanakan pengembangan sistem kelistrikan dengan pembangunan jaringan tegangan menengah sepanjang 1,94 kilometer sirkit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 1,50 kms.  Selanjutnya, tiga buah gardu distribusi dengan kapasitas masing-masing 1×50 kVA, 1×100 kVA, dan 1×160 kVA untuk melayani total 310 pelanggan di Desa Labuhan Aji. ‘’Terima kasih kepada pemerintah daerah, seluruh stakeholder dan warga masyarakat yang telah mendukung komitmen kami menghadirkan terang 24 jam. Kami optimis dapat menerangi seluruh desa di provinsi NTB pada tahun 2024 dengan suplai listrik yang memadai,’’ tandas Djarwo. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.