Lima Hari OPL 2020, Polres Bangli Tindak 146 Pelanggar

Foto: OPERASI PATUH LEMPUYANG LIMA hari Operasi Patuh Lempuyang (OPL) 2020 di wilayah hukum Polres Bangli, sudah menindak sekitar 146 pelanggar. Foto: gia
Foto: OPERASI PATUH LEMPUYANG LIMA hari Operasi Patuh Lempuyang (OPL) 2020 di wilayah hukum Polres Bangli, sudah menindak sekitar 146 pelanggar. Foto: gia

BANGLI – Operasi Patuh Lempuyang (OPL) 2020 bertujuan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah Hukum Polres Bangli. Dalam operasi ini, Satlantas bersinergi dengan fungsi terkait lainnya, di antaranya Sabhara, Intel, dan Anggota Sie Propam sebagai pengawasan terhadap pelaksanaan tugas operasi.

“Sampai hari ini (kemarin) pelaksanaan operasi sudah berlangsung selama lima hari dari tanggal 23 Juli hingga 27 Juli, dan kami sudah menindak sekitar 146 pelanggar. Di antaranya 39 dengan tilang dan 107 teguran tertulis,’’ ujar Kasat Lantas Polres Bangli, AKP I Ketut Sukadana, Senin (27/7) di Polres Bangli.

Bacaan Lainnya

Sukadana menjelaskan, tindakan represif dalam bentuk tilang diberikan kepada para pengendara yang melakukan pelanggaran yang dapat menyebabkan kecelakaan maupun fatalitas kecelakaan. Di antaranya, tidak menggunakan helm standar SNI, pengemudi di bawah umur dan pengendara melawan arus.

‘’Kalau pengemudi lupa membawa SIM atau masker, ya kita beri teguran. Tapi kalau yang tanpa helm atau melawan arus seperti di Jalan Lettu Anom Bangli, ya kita tilang,’’ tegasnya.

Sukadana menambahkan, operasi ini mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan melalui kegiatan patroli dialogis kepada pengendara. Namun tidak mengesampingkan tindakan represif atau penegakan hukum. ‘’Di masa pandemi ini, kami mengutamakan pembinaan kepada masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan dalam berlalu lintas,’’ pungkasnya. 028

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses