TABANAN – Mematuhi dan menerapkan protokol Kesehatan (prokes) pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam setiap tahapan pemilihan, menjadi janji pasangan calon (paslon) Pilkada Tabanan 2020, yakni I Komang Gede Sanjaya-I Made Edi Wirawan (Jaya-Wira) dan AA Ngurah Panji Astika-I Dewa Nyoman Budiasa (Panji-Budi). Janji kedua paslon tersebut dituangkan dalam pakta integritas yang mereka tandatangani, Sabtu (26/9/2020).
Dijelaskan
pula, kepatuhan terhadap prokes tersebut sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor 6
tahun
2020, dan diubah terakhir dengan PKPU Nomor 13 tahun 2020, serta prokes yang
ditetapkan instansi berwenang. Selain itu, mereka juga menyepakati mengutamakan
kesehatan dan keselamatan para pihak dan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan
seluruh tahapan Pilkada Tabanan 2020. Ketika ada pelanggaran prokes, mereka
juga menyatakan siap menerima sanksi Juga sesuai peraturan yang berlaku.
Selain menandatangani pakta integritas, kedua paslon juga menandatangani dan melakukan deklarasi kampanye damai yang disaksikan komisioner KPU Bali, AA Raka Nakula, Ketua Bawaslu Tabanan, Muspida Tabanan, termasuk dari TNI dan Polri. Deklarasi kampanye damai tertuang dalam beberapa poin, di antaranya siap mengamankan dan melaksanakan tahapan Pilkada Tabanan 2020 yang sejuk, aman, dan damai, untuk mewujudkan demokrasi yang bermartabat, tanpa hoaks, politik SARA, maupun politik uang.
Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa, mengatakan, 26 September merupakan dimulainya kampanye oleh para paslon. “Kami berharap dengan penandatanganan pakta integritas dan deklarasi kampanye damai ini, tahapan kampanye yang berlangsung sampai dengan 5 Desember 2020, tepatnya 71 hari, dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ajaknya.
Weda mengingatkan, agar dalam setiap tahapan kedua paslon tetap menerapkan prokes sesuai anjuran pemerintah. Para kandidat diimbau agar berkompetisi secara sehat dalam upaya memenangkan pilihan masyarakat, serta mematuhi prokes Covid-19 sesuai dengan peraturan yang ada. “Siapapun yang terpilih adalah Bupati dan Wakil Bupatinya masyarakat Tabanan,” serunya.
Sebagai lambang perdamaian, di akhir acara pembukaan kedua paslon bersama-sama melepaskan burung dara, pelepasan balon, dan membuka tutup kain hitam dalam baliho kedua paslon di depan kantor KPU Tabanan. gap























