Legislator Golkar Dukung Semangat Penataan Kota Bangli, Dorong Bupati Anggarkan Hibah

Nyoman Budiada. Foto: ist
Nyoman Budiada. Foto: ist

BANGLI – Perencanaan sejumlah pembangunan yang digagas Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, untuk menata wajah Kota Bangli mendapat respons positif Wakil Ketua DPRD Bangli, I Nyoman Budiada. Politisi Partai Golkar Bangli ini mendorong agar perencanaan sejumlah pembangunan untuk mengubah wajah Kota Bangli ini bisa segera dieksekusi. Apalagi targetnya pada 30 Juni nanti sudah tender. “Saya harap pembangunannya bisa segera dieksekusi, supaya tidak masuk lagi dalam anggaran perubahan,” ujarnya, Senin (17/5/2021).

Selain fokus untuk pembangunan fisik, Budiada juga berharap Pemkab Bangli tetap memperhatikan pembangunan sosial kemasyarakatan. Kata dia, meskipun kondisi APBD Bangli boleh dibilang pas-pasan, dia setuju dan mengapresiasi rencana pembangunan tersebut. Sebab, itu sudah menjadi bagian dari visi misi Bupati. “Kami mendukung semangat Bapak Bupati. Terlebih prosesnya dilakukan melalui pergeseran anggaran sebelumnya,” sebutnya.  

Read More

Budiada menyebut mendukung pembangunan itu karena memang layak dilakukan. Misalnya pembangunan dan penataan alun-alun Kapten Mudita Bangli, gedung DPRD, gedung Bukti Mukti Bhakti, gedung Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk layanan pengaduan 112 dan 119, serta gedung Laboratorium Daerah. Dia menyitir pernyataan Bupati yang berujar kantor DPRD Bangli paling jelek di Indonesia, sehingga memang layak dilakukan perbaikan. Sesuai rencana, gedung DPRD Bangli akan dibangun berlantai IV dengan lantai I untuk parkir, lantai II untuk ruang komisi dan rapat, lantai III untuk ruang pimpinan, dan lantai IV untuk sidang.

Meski demikian, dia mengingatkan Bupati untuk tetap memperhatikan pembangunan sosial kemasyarakatan. Untuk tahun 2022 dia berharap masyarakat yang belum menikmati secara riil arti pembangunan, supaya mendapat anggaran hibah atau bantuan sosial kemasyarakatan. Hal itu penting supaya ada keseimbangan antara pembangunan fisik dengan pembangunan kemasyarakatan yang bersifat sosial.

Dia mengakui, sejauh ini besarnya anggaran untuk pembangunan sejumlah megaproyek tersebut menyebabkan bantuan sosial kemasyarakatan pada tahun 2021 sangat minim. “Kalau memang memungkinan dan jika ada sumber lain dalam APBD Perubahan, supaya bisa diakomodir aspirasi masyarakat tersebut meskipun sedikit,” pesannya.

APBD Bangli untuk kegiatan fisik pembangunan sejumlah proyek tersebut mencapai puluhan miliar. Penataan alun-alun Kapten Mudita dianggarkan Rp22 miliar, gedung DPRD Bangli dianggarkan Rp12 miliar, renovasi gedung BMB Rp4,5 miliar dan untuk penerangan jalan Rp80 juta. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.