Lagi, Satu Pasien Corona di Buleleng Meninggal

  • Whatsapp
Ketut Suweca. Foto: ist
Ketut Suweca. Foto: ist

BULELENG – Penanganan kasus Covid-19 di Buleleng, kali ini menunjukan penambahan kasus pasien positif Covid-19 meninggal dunia. Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, pada Senin (12/10/2020) terdapat satu pasien positif dinyatakan meninggal dunia, berasal dari Kecamatan Seririt.

Menurut informasi yang diterima, awalnya pasien (almarhum) pada 8 oktober 2020 lalu datang ke IGD RSUD Buleleng. Almarhum datang dengan keluhan mengalami demam sejak 7 hari yang lalu namun hilang dan timbul, batuk kering sejak 4 hari lalu, BAB cair sejak 3 hari yang lalu selama 1 hari.

Bacaan Lainnya

Karena gejalanya mirip terindikasi Covid-19, almarhum dilakukan tes usap (swab test, red) dan hasilnya positif terpapar virus Corona. Sejak saat itu almarhum mendapatkan perawatan medis, karena demam tifoid dan mengalami pneumonia.

Setelah beberapa hari mendapat perawatan, akhirnya dinyatakan meninggal dunia. “Ada tambahan 1 kasus meninggal dari Kecamatan Seririt. Maka total kasus meninggal di Buleleng ada 45 orang,” ungkap Humas GTPP Covid-19 Buleleng, Ketut Suweca.

Selain itu, lanjut kata Suweca, juga terdapat penambahan kasus pasien terkonfirmasi positif baru sebanyak 7 orang. Yakni, dari Kecamatan Kubutambahan ada 2 orang, dan masing-masing 1 orang berasal dari Kecamatan Busungbiu, Banjar, Gerokgak, Buleleng dan Seririt.

Baca juga :  Masih Banyak Warga tidak Disiplin, Rai Mantra Rancang PKM Non PSBB

Kemudian terdapat juga 6 orang pasien positif dinyatakan sembuh dari Covid-19. Dari 6 orang yang sembuh itu, sebagian besar dari Kecamatan Seririt terdapat 3 orang, Kecamatan Buleleng ada 1 orang, Kecamatan Banjar ada 1 orang, dan Kecamatan Busungbiu 1 orang.

“Secara kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Buleleng ada sebanyak 923 orang, kemudian yang sudah dinyatakan sembuh di Buleleng ada sebanyak 838 orang,” jelas Suweca yang juga menjabat Kepala Diskominfosanti Buleleng ini.

Sedangkan pasien positif yang masih dirawat di Buleleng ada 26 orang dan dirawat diluar Buleleng sebanyak 14 orang. Untuk kasus suspek kumulatifnya sebanyak 1.126 orang, dengan rincian suspek konfirmasi 505 orang, discarded 534 orang, suspek masih dipantau 41 orang, probable bertambah 2 orang sehingga menjadi 46 orang.

“Kami berharap kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Saya sangat optimis, dengan mematuhi protokol, maka penyebaran virus dapat ditekan di Buleleng, sehingga pandemi ini segera berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas dengan normal,” pungkas Suweca. 018

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.