MATARAM – DPD Partai Gerindra Provinsi NTB masih tetap dalam kendali Ridwan Hidayat hingga Pemilu 2024 mendatang. Dia kembali dikukuhkan sebagai Ketua DPD Gerindra NTB, lantaran dinilai cukup berprestasi dalam memimpin partai besutan Prabowo Subianto tersebut.
Wakil Ketua DPD Gerindra NTB, Mori Hanafi, Senin (18/1/2021) membenarkan Ridwan menakhodai partainya kembali. “Gerindra NTB masih terus dipimpin Pak Ridwan hingga Pemilu 2024,” tegas Mori.
Penetapan Ridwan sebagai Ketua DPD Gerindra NTB periode kedua kali ini, tidak melalui proses Musyawarah Daerah (Musda). Ridwan ditunjuk langsung Prabowo Subianto selaku Ketua Umum. Menurut Mori, langkah itu sebagai pembinaan yang berjalan, sebelum nanti dilangsungkan Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Dia mencontohkan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Taufik, yang 10 tahun memimpin partai sebagai justifikasi.
Masih menurut Mori, di mata DPP, Ridwan Hidayat dinilai sebagai salah satu ketua DPD yang kinerjanya cukup signifikan. Pada Pemilu 2019 lalu, Ridwan mampu membawa Gerindra berkibar dengan hasil memuaskan di NTB. Hasil Pilpres 2019, Prabowo mendapat kemenangan telak di NTB.
“Pak Ridwan dapat penghargaan tertinggi dari DPP. Beliau sukses mengantar dua kader ke DPR RI dari NTB, bahkan kader Gerindra sebagai peraih kursi pertama baik di dapil Pulau Lombok dan Sumbawa,” urai Mori.
Untuk kursi DPRD Provinsi NTB, Gerindra tercatat sebagai pemenang pemilu dengan peraih suara terbesar. Hanya, perolehan Gerindra masih kalah satu kursi dari Golkar. Kemenangan Gerindra juga diperlihatkan di sejumlah daerah kabupaten/kota. Gerindra pada era Ridwan berhasil merebut pimpinan DPRD di beberapa daerah, seperti Ketua DPRD Lombok Barat, Lombok Utara dan Lombok Tengah. Di daerah lain juga Gerindra menjadi pimpinan DPRD.
Ketika Pilkada 2020, Ridwan Hidayat lagi-lagi memperlihatkan racikannya sukses di NTB. Dari tujuh daerah, Gerindra menyabet kemenangan di lima daerah yakni Lombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Dompu dan Bima.
“Siapa sangka di Pilkada KLU dan Dompu, calon yang diusung Gerindra bisa menang? Bahkan yang paling nggak disangka-sangka, di Pilkada Sumbawa, Jarot-Mokhlis bisa urutan kedua. Padahal Mo-Novi didukung habis-habisan perangkat birokrasi Pemprov NTB di bawah komando Pak Gubernur,” serunya dengan nada bangga. rul























