FIFA ASEAN Cup 2026: Herdman Pahami Rivalitas Indonesia dengan Malaysia

PENYERANG Timnas Indonesia Ole Romeny (nomor 10) berselebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Timnas Singapura lewat tendangan pinalti dalam pertandingan penyisihan Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam. Indonesia berhasil mengalahkan Singapura dengan skor 2-0. foto: ist

POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Pelatih kepala tim nasional (Timnas) Indonesia John Herdman mengaku memahami besarnya rivalitas Indonesia dengan Malaysia menjelang pertemuan kedua tim pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) malam.

Sebelum laga itu, Indonesia dan Malaysia sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan, di mana tim Garuda mengalahkan Singapura 2-0 dan Harimau Malaya melumat Bangladesh 3-0.

Read More

“Setiap hari saat sarapan, orang yang sama mengatakan kepada saya, ‘Malaysia, Malaysia, kamu harus menang’,” kata Herdman pada jumpa pers setelah laga di SUGBK.

Sebagai orang yang berasal dari Newcastle, Herdman sudah paham betapa pentingnya arti pertandingan seperti ini. “Sebagai orang yang berasal dari Newcastle, kami memiliki derby besar dengan Sunderland (Derbi Tyne-Wear). Saya memahami dari banyak orang di hotel tempat saya tinggal betapa pentingnya pertandingan ini,” ucapnya.

Soal betapa besarnya rivalitas antara Indonesia dengan Malaysia, Herdman juga membandingkan rivalitas kedua negara itu dengan persaingan antara Kanada dan Amerika Serikat di kawasan Amerika Utara.

“Jadi saya memahami bahwa ini adalah pertandingan besar. Ketika saya masih di Kanada, kami biasa menghadapi Amerika Serikat dan itu merupakan pertandingan besar,” kata mantan pelatih Kanada tersebut, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Herdman menegaskan Indonesia tetap harus menghormati Malaysia sebagai lawan, meski misi kemenangan wajib dituntaskan sehingga laga tersebut tidak akan berjalan mudah. Kendati demikian, satu hal yang ia jamin adalah pada laga nanti timnya akan memberikan segalanya untuk mendapatkan kemenangan.

“Apa yang kami berikan di lapangan, para suporter akan mengikutinya bersama kami. Jika kami ingin memenangkan derby dengan dukungan para suporter di belakang kami, kami harus memberikan segalanya, seperti biasa,” pungkas pelatih berusia 51 tahun itu. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.