Lagi, 15 Orang Didenda Gara-gara Tidak Pakai Masker

  • Whatsapp
KEGIATAN sidak masker di wilayah Desa Pemecutan Kaja, Denpasar, Jumat (13/11/2020). Foto: ist
KEGIATAN sidak masker di wilayah Desa Pemecutan Kaja, Denpasar, Jumat (13/11/2020). Foto: ist

DENPASAR – Tim Yustisi Kota Denpasar bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Desa Pemecutan Kaja kembali menggelar operasi penertiban disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (prokes), Jumat (13/11/2020) . Sidak kali ini dilaksanakan di seputaran wilayah Jl. Crokroaminoto- Jl. Sutomo – Jl. Setia Budi. Hasilnya, 15 orang dikenakan sanksi denda gara-gara tidak memakai masker.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga, mengatakan, sidak masker ini dilakukan untuk menerapkan Pergub Nomor 46 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Bacaan Lainnya

Sesuai peraturan tersebut, bagi warga yang tidak menggunakan masker, didenda Rp100 ribu. “Tim telah beberapa kali melakukan operasi penertiban atau sidak masker di beberapa lokasi di Kota Denpasar, namun masih banyak yang melanggar,” ujarnya.

Dewa Sayoga menerangkan, dalam kegiatan sidak di seputaran Desa Pemecutan Kaja ini, tim yustisi berhasil menjaring sebanyak 18 orang pelanggar. Dari jumlah itu, 15 orang tidak menggunakan masker dan 3 orang menggunakan masker yang kurang benar. Sesuai dengan Pergub, maka 15 orang yang tidak menggunakan masker didenda Rp100 ribu, sedangkan lagi 3 orang diberikan pembinaan agar menggunakan masker dengan benar.

Baca juga :  Congkel Jendela, Pengangguran Curi Emas dan HP

Dia mengimbau masyarakat selalu menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah. Dijelaskannya, penerapan peraturan tersebut bukan semata-mata untuk mendenda atau mencari kesalahan orang, namun kegiatan ini adalah upaya menegakkan disiplin prokes dalam pencegahan Covid-19. “Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Mengingat penularan Covid-19 yang semakin meningkat, kami minta agar masyarakat lebih disiplin lagi dalam menerapkan protokol kesehatan,” pungkas Dewa Sayoga. 026

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.