Kutuh Garap Pantai Timbis Jadi Destinasi Premium Class

  • Whatsapp
PANTAI Timbis yang mulai dikembangkan Desa Adat Kutuh. Foto: gay
PANTAI Timbis yang mulai dikembangkan Desa Adat Kutuh. Foto: gay

MANGUPURA – DEsa Adat Kutuh mulai mengembangkan potensi Pantai Timbis untuk menggenjot kunjungan wisatawan internasional. Pantai yang berlokasi di sisi timur Pantai Pandawa tersebut akan dikemas menjadi kawasan premium class. Pembukaan akses ke pantai yang relatif tersembunyi tersebut sudah dilakukan belum lama ini.

Ketua Panitia Pandawa Bangkit yang juga Ketua Panitia New Normal, Wayan Duarta, menerangkan, Pantai Timbis nantinya lebih diperuntukkan sebagai kawasan eksklusif yang mengedepankan privasi dan kenyamanan wisatawan. Dengan begitu wisatawan yang berkunjung ke sana bisa berhari-hari menikmati liburan dengan fasilitas penunjang yang akan disediakan ke depannya.

Bacaan Lainnya

Pantai Timbis akan ditata sebagai destinasi bertaraf internasional dan berkelas dengan konsep pengembangan beach club bertaraf internasional. ‘’Nanti di sana juga akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti ruang spa berkelas internasional, ruang yoga terbuka dan aktivitas lainnya,’’ ujar Duarta saat dihubungi Minggu (3/1/2021).

Pengembangan Pantai Timbis, sambung Duarta, dimulai awal 2021 dengan konsep yang disiapkan. Paling tidak pada Juli 2021 kawasan tersebut diharapkan sudah siap dibuka secara umum dengan standar yang diberlakukan. Saat ini sudah dilakukan pembukaan akses badan jalan menuju ke kawasan tersebut.

Baca juga :  Cabai Rawit di Karangasem Tembus Rp80 Ribu Per Kilo

Sementara itu, Bendesa Adat Kutuh, Nyoman Mesir, menerangkan bahwa Pantai Timbis memang masih tergolong baru dibuka untuk destinasi wisata. Karena itulah, pihaknya menyebut Pantai Timbis masih dalam kondisi ‘perawan’ alias alami dan tersembunyi karena tidak ada akses khusus menuju ke pantai yang berada di bawah tebing tinggi tersebut.

‘’Wisatawan jika mau ke sana itu biasanya lewat dari Pantai Pandawa. Mereka biasanya masuk ke sana itu dengan berjalan kaki menyisir pinggir pantai. Tapi tidak terlalu banyak karena mereka takut kejebak air laut pasang,’’ sebutnya.

Untuk lebih memperkenalkan pantai tersebut kepada publik, pihaknya mengaku menggandeng generasi muda untuk melakukan kegiatan bersih-bersih Pantai Timbis dalam kegiatan ‘pandawa bangkit’. Ia berharap dengan upaya tersebut para generasi milenial akan membantu promosi Pantai Timbis karena disebarkan melalui akun media sosialnya masing-masing. gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.