KUR Belum Banyak Terserap untuk Usaha Mikro, Pemkot Denpasar-OJK Samakan Persepsi

  • Whatsapp
RAPAT bersama Pemkot Denpasar dengan OJK dan instansi lainnya terkait penyaluran KUR, Senin (5/4/2021). Foto: ist
RAPAT bersama Pemkot Denpasar dengan OJK dan instansi lainnya terkait penyaluran KUR, Senin (5/4/2021). Foto: ist

DENPASAR – Berdasarkan pemantauan penyaluran Kredit Usaha Ringan (KUR) di Kota Denpasar diketahui bahwa selama ini yang mendominasi mengakses KUR adalah jenis usaha perdagangan dan jasa. Program KUR dengan bunga sebesar 6 persen ini belum banyak diberikan kepada usaha mikro seperti pedagang-pedagang kecil, petani, dan peternak kecil.

“Kami inginkan bagaimana agar mereka (usaha mikro, red) diprioritaskan untuk mendapatkan KUR,” ujar Kadis Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, usai rapat bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar pada Senin (5/4/2021).

Bacaan Lainnya

Rapat ini digelar dalam upaya penyamaan persepsi dalam kegiatan pelaksanaan penyaluran KUR tahun 2020 dan 2021. Hadir juga dalam rapat tersebut Kepala Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Ida Bagus Putu Siwa Adnyana; Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Denpasar, I Made Saryawan; perwakilan seluruh perbankan di Kota Denpasar, serta perwakilan OPD terkait Kota Denpasar.

Erwin Suryadarma menjelaskan, pihaknya memiliki Tim Monev untuk mengetahui sejauh mana realisasi KUR di masing-masing penyalur dan termasuk juga di OPD-OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. “Kami menginginkan jatah KUR ini bisa diserap khususnya untuk usaha mikro kecil dan menengah yang ada di Kota Denpasar dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19,” katanya.

Baca juga :  Warga Tak Pakai Masker di Badung Bakal Didenda

Dia meminta kepada OPD yang memiliki binaan UKM di usaha pertanian, perkebunan maupun yang lainnya agar lebih menggalakkan dan menginformasikan kepada binaan untuk mendapatkan akses-akses KUR. Kata dia, sebagian besar mereka kurang paham dan mengerti terhadap program KUR ini. Dia juga berharap penyalur dapat menyetorkan data nasabah yang macet dan nasabah yang lancar, sehingga pihaknya dapat lebih mudah memberikan solusi maupun sosialisasi kepada nasabah tersebut.

Untuk selanjutnya, Erwin juga akan turun langsung ke lapangan bersama Tim Monev untuk memantau permasalahan-permasalahan yang terjadi di lapangan. “Kami berharap untuk ke depannya bagaimana program Kredit Usaha Rakyat yang digalakkan oleh pemerintah dengan bunga yang sangat rendah ini dapat terserap dan tersalurkan kepada UKM khususnya kepada UMKM kecil mikro,” pungkas Erwin Suryadarma. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.