Kunjungi Penyandang Disabilitas dan Korban Longsor, Bupati Artha Minta PMI dan BPBD Cepat Bertindak

  • Whatsapp
BUPATI Artha, mengunjungi penyandang disabilitas dan warga yang terkena musibah longsor, Jumat (16/10/2020). Foto: ist
BUPATI Artha, mengunjungi penyandang disabilitas dan warga yang terkena musibah longsor, Jumat (16/10/2020). Foto: ist

JEMBARANA – Bupati Jembrana I Putu Artha, Jumat (16/10/2020), mengunjungi penyandang disabilitas dan warga yang terkena musibah longsor di Kecamatan Mendoyo. Kunjungan itu merupakan kegiatan rutin bupati tiap hari Jumat, sebagai wujud kepedulian dan perhatiannya terhadap warga kurang beruntung.

Pada kegiatan Jumat Berbagi kali ini, orang nomor satu di Jembrana ini memberikan bantuan kepada penyandang  disabilitas yakni,  I Made Gangga (17) asal Dusun Ngoneng, Desa Mendoyo Dauh Tukad, I Gusti Ngurah Putu Wahyu Permana (13); dan Ni Putu Sari Dewi (27) di Dusun Baler Bale Agung, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo.

Bacaan Lainnya

Selain menyerahkan bantuan kepada  penyandang disabilitas, Bupati Artha juga memantau warga yang terkena musibah tanah longsor akibat diterjang hujan lebat melanda Kabupaten Jembrana beberapa hari belakangan ini.  Bupati  Artha melihat secara langsung kondisi kesehatan masyarakat serta warganya.

Warga yang dikunjungi,  di antaranya I Nyoman Setatra (70) di Dusun Gunung Sekar, Desa Mendoyo Dauh Tukad; I Nyoman Widana; termasuk mengunjungi rumah I Made Suiden (55) yang roboh di Dusun Kepuh, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo.

Saat berkunjung ke rumah Nyoman Setatra (70), Bupati Artha sempat kaget melihat satu unit bangunan yang diperuntukkan sebagai kamar mandi permanen yang berlokasi di belakang rumah terjungkal sekitar lima meter dari pekarangan rumahnya.  Bupati Artha mengatakan, bagi masyarakat yang terkena musibah diharapkan segera bisa difasilitasi.

Baca juga :  Ekonomi Bali Minus di Kuartal II-2020, Cok Ace Kumpulkan Lembaga Perbankan

“Saya minta kepada PMI dan BPBD untuk memberikan bantuan. PMI, saya harapkan melalui Pak Sekda agar memberikan bantuan berupa barang-barang senilai lima juta rupiah. Sedangkan untuk  BPBD agar segera ajukan usulan ke BPBD Provinsi Bali.  Termasuk perbekel agar juga ikut bergotong-royong meringankan beban warganya, membersihkan sisa sisa material akibat longsor,’’ harapnya.

Lebih lanjut, Bupati Artha mengajak masyarakat Jembrana agar lebih waspada mengingat kondisi cuaca ekstrem diserta hujan lebat diprediksi masih akan terjadi. Pihaknya mengimbau seluruh lapisan masyarakat setempat untuk selalu waspada terhadap kemungkinan terjadi bencana alam pada musim hujan sekarang ini guna mengantisipasi jatuh korban dan kerugian lainnya yang besar. “Semuanya tetap tenang meskipun selalu waspada,’’ pungkasnya. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.