POSMERDEKA.COM, TABANAN – Sebagai aparat teritorial, khususnya babinsa, yang merupakan ujung tombak TNI Angkatan Darat, harus bisa mencintai dan dicintai rakyat, yang berpedoman dengan ‘Delapan Wajib TNI’, serta berupaya selalu hadir kapanpun dan di manapun untuk mengatasi kesulitan rakyat.
Hal itu diungkapkan Komandan Pusat Teritorial TNI Angkatan Darat (Danpusterad) Letjen TNI Teguh Muji Angkasa, saat berkunjung ke Kodim 1619/Tabanan, Kamis (13/4/2023).
Danpusterad yang didampingi Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Agus Muchlis Latif, beserta rombongan, disambut dan diterima Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Riza Taufiq Hasan, beserta jajaran. Acara pertemuan di halaman belakang Makodim 1619/Tabanan itu berjalan dengan penuh semangat, meskipun saat itu Tabanan sedang diguyur hujan deras.
Kedatangan Danpusterad ke Kodim Tabanan merupakan rangkaian dari kegiatan kunjungan kerja di wilayah jajaran Korem 163/Wira Satya untuk melaksanakan pengumpulan data organik dan data sarana-prasarana satkowil, serta bimbingan teknis temu cepat lapor cepat di wilayah teritorial Kodim 1619/Tabanan.
Usai memberikan pengarahan kepada jajaran Kodim Tabanan, Danpusterad juga melaksanakan penyerahan kunci rehab rumah tidak layak huni (RTLH) yang merupakan program Pangdam IX/Udayana, kepada I Nengah Nada, warga beralamat di Banjar Sema, Desa/Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.
Saat dikonfirmasi secara terpisah, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Riza Taufiq Hasan, mengatakan, kunjungan Danpusterad beserta Tim Bimbingan Teknis Temu Cepat Lapor Cepat adalah untuk monitoring secara langsung, guna mengetahui sejauh mana implementasi satkowil dalam melaksanakan kegiatan pengumpulan data dan penyusunan datater di wilayah.
“Terkait dengan program Pangdam IX/Udayana yang dikemas dalam ‘Program Prajakcaka Peduli Rakyat’, kita akan terus apresiasi dan laksanakan, guna mengatasi salah satu kesulitan rakyat. Selain itu, juga dapat menyukseskan salah satu dari tujuh program tersebut, di antaranya memberikan bantuan RTLH kepada masyarakat, agar dapat memiliki rumah yang layak huni,” pungkas Riza. gap























