POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – KPU Karangasem bersiap menuntaskan kajian publik yang difokuskan mengenai perilaku pemilih pada Pilkada Serentak 2024 lalu. Kajian publik ini masuk tahap finalisasi, sehingga bisa segera dirilis dalam waktu dekat. Kajian publik melibatkan responden 512 pemilih yang tersebar di 75 desa dan tiga kelurahan di Kabupaten Karangasem.
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan SDM KPU Karangasem, I Kadek Sukara, Kamis (13/2/2025) mengatakan, kajian publik ini merupakan kerja sama dengan tim peneliti UHN Sugriwa Denpasar sejak awal 2025. “Pelbagai tahapan sudah kami lakukan, dan sekarang masuk finalisasi. Semoga segera bisa dilakukan finalisasi hasil akhir,” ungkapnya.
Sukara memaparkan, kajian publik ini bertujuan menggambarkan respons pemilih terhadap kualitas penyelenggara yang dilaksanakan KPU Karangasem. Manfaat lain yang ingin didapat, jelasnya, yakni mengidentifikasi pendapat dan masukan atas penyelenggaraan Pilkada, dan mengukur tingkat kepuasan pemilih.
Selain itu meningkatkan kualitas dan performa penyelenggara, dan ingin mendapat umpan balik secara berkala tentang pencapaian kinerja penyelenggara. “Hasil keseluruhan nanti kami berikan kesempatan kepada tim peneliti UHN Sugriwa Denpasar yang akan menyampaikan dalam forum FGD, yang akan diadakan KPU Karangasem nanti,” bebernya.
Lebih jauh diungkapkan, banyak item yang dikaji. Antara lain efektivitas pelaksanaan debat, yang ternyata mendapat tanggapan luar biasa dari masyarakat karena banyak menyaksikan proses debat secara langsung melalui TV maupun Youtube. Selanjutnya pengecekan DPT, pemberitahuan C6, kepuasan terhadap pelayanan badan adhoc yang responsnya cukup tinggi.
Dia berharap apa yang dilakukan dapat meningkatkan kualitas demokrasi di Karangasem, sehingga pendewasaan berdemokrasi terus dilakukan. “Terutama dalam konteks KPU sebagai penyelenggara dapat meningkatkan kualitas dalam melayani peserta dan pemilih,” harapnya.
Disinggung soal responden, dia berujar 512 orang itu terdaftar dalam DPT Pilkada Karangasem yang mencapai 392.702 pemilih. 512 responden itu rerata enam orang di tiap desa, dan berasal dari berbagai segmen pemilih.
Ada dari kalangan Generasi Z (1997) batasannya sampai usia 28 tahun, dari kalangan Milenial (1981-1996) 29-44 tahun, dari Generasi X (1965-1980) 45-60 tahun, Baby Boomer (1946-1964) 61-79 tahun, Pre-Boomer (<1945) 80 tahun ke atas dan juga satu orang berasal dari tokoh masyarakat. nad
























