POSMERDEKA.COM, BANGLI – KPU Bangli menarget partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2024 mencapai 85 persen. Mencapai target dimaksud, sosialisasi pelaksanaan Pilkada untuk memilih Gubernur-Wakil Gubernur Bali dan Bupati-Wakil Bupati Bangli tanggal 27 November itu, terus digencarkan.
“Untuk mencapai target, sosialisasi dengan metode tatap muka akan dilakukan, menyasar seluruh banjar di Bangli,” ujar Ketua KPU Bangli, Kadek Adiawan, Jumat (24/5/2024).
Lebih jauh disampaikan, penetapan target mengacu tren dari pilkada ke pilkada sebelumnya. Pada saat Pilkada 2020, partisipasi pemilih mencapai 83 persen. Dengan kata lain, target yang ditetapkan saat ini naik hanya 2 persen dari pilkada sebelumnya.
“Mengacu evaluasi saat pelaksanaan Pemilu 2024, untuk mewujudkan Pilkada Serentak yang lancar, aman dan damai tidak bisa dilakukan hanya oleh penyelenggara saja. Semua komponen harus terlibat,” ajaknya.
Menurut komisioner asal Kecamatan Tembuku itu, pada Pemilu 2024 lalu, sosialisasi belum menyentuh semua banjar. Makanya dalam Pilkada ini dia menginstruksi PPK dan PPS mendata semua banjar, untuk meminta jadwal dilakukan sosialisasi. Jadi, semua masyarakat tahu proses pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur serta Bupati-Wakil Bupati Bangli pada 27 November mendatang.
Sosialisasi, sambungnya, akan dilakukan melalui dua metode. Pertama, secara konvensional atau tatap muka; dan juga melalui media sosial untuk menarik simpatik seluruh pemilih. Termasuk gen Z yang memang jumlahnya cukup banyak.
“Terkait pemutakhiran data pemilih yang kerap jadi sumber konflik, ini akan menjadi atensi khusus KPU Bangli,” jaminnya. gia
























