POSMERDEKA.COM, DENPASAR – KPU Bali menyediakan waktu 10 menit bagi kedua paslon Pilgub Bali 2024 untuk jumpa pers (jumpers) usai mengikuti debat kandidat perdana pada Rabu (30/10) mendatang. Selain itu, dalam debat nanti, paslon berhak mengabaikan atau tidak menjawab pertanyaan paslon lain jika tidak sesuai dengan tema debat. Hal tersebut tersingkap dalam rapat koordinasi antara tim perumus debat dengan Liasion Officer (LO) kedua paslon di KPU Bali, Jumat (25/10/2024).
Anggota KPU Bali, I Gede John Darmawan, mengatakan, KPU memberi waktu kepada kedua paslon untuk konferensi pers usai debat di Hotel Prime Plaza Sanur, Denpasar Selatan. Tujuannya, agar mereka dapat menjelaskan segala hal terkait pelaksanaan debat. Sebab, waktu yang disediakan dalam debat sangat terbatas. “Misalnya ada hal-hal yang ingin diperjelas lagi ke publik terkait visi dan misi mereka, silakan disampaikan saat konferensi pers itu. Kami sediakan waktu masing-masing 10 menit sesuai kesepakatan kedua paslon,” sebutnya saat memimpin pertemuan.
Sejumlah hal teknis dibahas dalam pertemuan itu. Antara lain tentang potensi persoalan saat pelaksanaan debat. Pula penghitungan waktu secara rigid dalam setiap segmen pelaksanaan. Belajar dari debat kandidat di tempat lain, John menegaskan paslon berhak untuk tidak menjawab pertanyaan di luar tema debat. Mencegah itu, John mengingatkan kedua LO agar pertanyaan yang akan diajukan mesti sesuai dengan tema. “Mohon ini disampaikan LO kepada kedua paslon,” cetusnya.
Hal teknis lain yakni waktu pelaksanaan debat yang akan disiarkan langsung di TVRI Bali itu ditentukan 2 jam. Di sela-sela debat akan diberikan waktu rehat selama dua menit. Waktu ini bisa dimanfaatkan paslon untuk minum atau berdiskusi dengan tim pemenangan. Termasuk jika ada paslon ingin ke kamar kecil.
Terkait pengamanan, AKBP Agung Dhana dari Polda Bali minta kedua paslon agar disiplin untuk membawa tim pendukung sesuai kuota maksimal 50 orang sesuai kesepakatan. Jangan ada tambahan lagi, karena hal itu akan beririsan dengan jumlah personel yang dilibatkan pengamanan. “Untuk Pilgub Bali ini, Polda Bali mengerahkan 933 personel. Masing-masing calon akan dikawal melekat sebanyak lima personel, dan enam orang di kediaman mereka,” paparnya.
“Satu lagi, kami ingatkan kepada semua paslon agar tidak pendukung tidak membawa APK saat debat. Ini untuk menjaga ketertiban selama pelaksaan debat,” tambah John memungkasi. hen























