Konsolidasi, Amertha Sowan ke Nasdem Denpasar

  • Whatsapp
AA Bagus Wiranata (kanan) saat ngobrol dengan paslon Ngurah Ambara (dua kanan) dan Bagus Kertanegara (kiri) ditemani anggota DPRD Denpasar, AA Ngurah Widiada, di DPD Partai Nasdem Denpasar, Jumat (4/9/2020). Foto: gus hendra
AA Bagus Wiranata (kanan) saat ngobrol dengan paslon Ngurah Ambara (dua kanan) dan Bagus Kertanegara (kiri) ditemani anggota DPRD Denpasar, AA Ngurah Widiada, di DPD Partai Nasdem Denpasar, Jumat (4/9/2020). Foto: gus hendra

DENPASAR – Pesan Partai Nasdem, sebagai pengusung Ngurah Ambara Putra-Bagus Kertanegara di Pilkada Denpasar 2020, agar paslon sowan ke partai pengusung, direspons positif. Jumat (4/9/2020) sore, paket Amertha tersebut audiensi ke DPD Partai Nasdem yang diterima Sekretaris DPD Nasdem Denpasar, AA Bagus Wiranata; dan anggota DPRD Denpasar, AAN Widiada, serta pengurus Nasdem.

Dalam pertemuan tidak begitu formal itu, Wiranatha mengenalkan Amertha ke pengurus teras Nasdem. Kunjungan ini bertujuan untuk lebih mendekatkan paslon dengan Nasdem, sekaligus memudahkan koordinasi saat kontestasi dimulai. Selain itu, Wiranatha juga menyerahkan dokumen yang diperlukan untuk proses pendaftaran paslon ke KPU Denpasar, Minggu (6/9) mendatang. “Ini calon kita harus menang,” serunya disambung yel-yel Nasdem.

Baca juga :  Secara Nasional, Kasus Positif COVID-19 Mencapai 1.046 Orang

Wiranatha memuji paslon Amertha sebagai duet dengan pengalaman masing-masing. Ambara pernah menjadi calon DPD RI, sedangkan Kertanegara merupakan Wakil Bendesa Adat Denpasar. “Desa Adat Denpasar itu memiliki 105 banjar, sebutnya dengan nada bersemangat.

Berbicara sebagai bakal calon Walikota Denpasar yang diusung koalisi Nasdem, Golkar, dan Demokrat, , Ambara menguraikan gambaran besar program kerjanya jika kelak terpilih. Dia menajamkan kepada pemberdayaan ekonomi kerakyatan, terutama dalam situasi pandemi Covid-19, dan penguatan birokrasi dalam pelayanan publik. Sementara Kertanegara menguraikan gagasannya memajukan Denpasar dengan mengembangkan potensi anak muda, tanpa menghilangkan identitas budayanya. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.