KONI Denpasar Cukup Puas dengan Raihan Porprov Bali XV, Terhibur Medali Emas Sepakbola

KETUA Umum KONI Denpasar (kanan) akrab bersama Ketua Umum KONI Badung Made Nariana saat acara penutupan Porprov Bali XV/2022, di Jaya Sabha, Minggu (27/11/2022) malam. foto: ist

DENPASAR – Menyikapi raihan medali Porprov Bali XV/2022, Ketua Umum KONI Denpasar, IB. Toni Astawa mengaku cukup puas. Meski masih dibayangi dominasi Badung sebagai juara umum, Denpasar finish di peringkat kedua dengan 146 emas, 150 perak dan 154 perunggu. Unggul jauh dari Buleleng yang berada di peringkat ketiga dengan 75 emas, 71 perak dan 102 perunggu.

Yang membuatnya cukup puas, kata pria yang akrab disapa Gus Toni ini, karena Denpasar mengalami lonjakan raihan medali emas sangat signifikan jika dibandingkan dari hasil Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan. ”Jika di Tabanan meraih 107 emas, kali ini (Porprov Bali XV) kami mendapat 146 emas. Ada peningkatan sebanyak 39 keping emas,” ungkapnya.

Read More

Bukan hanya emas, raihan medali perak dan perunggu Denpasar juga meningkat tajam bahkan unggul jauh dari kontingen juara umum. ”Dengan 150 dan 154 perunggu menunjukkan bahwa regenerasi atlet Denpasar berjalan sangat baik. Ratusan atlet peraih perak dan perunggu ini, juga jadi cikal bakal dan modal besar bagi Denpasar menatap Porprov berikutnya,” tambah Gus Toni.

Lebih puas lagi, tambah dia, Denpasar sukses menyabet medali emas paling bergengsi yakni sepakbola. Tim sepakbola Denpasar yang ditangani Pelatih Made Pasek Alit dengan manajer Made Diatmika, di final menghempaskan Badung dengan skor 3-1. ”Kami sangat terhibur dengan raihan medali emas sepakbola ini, terlebih di tengah euforia Piala Dunia 2022 di Qatar,” ucap Gus Toni

Kegagalan meraih emas sepakbola seakan sedikit ”menodai” kelengkapan Badung sebagai juara umum Porprov XV. Berbeda saat Porprov XIV/2019 di Tabanan, gelar juara umum Badung semakin komplit dengan tambahan sekeping emas sepakbola.

”Jujur saya akui, tim sepakbola Denpasar memang lebih siap dari segala lini terutama mental bertanding mereka. Badung harus sportif dan lapang dada menerima kekalahan di cabor sepakbola, sekaligis sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi Porprov berikutnya,” ujar Ketua Kontingen Badung, Made Sutama yang juga mantan atlet sepakbola.

Di cabor sepakbola yang menyediakan 3 emas (beach soccer, futsal dan sepakbola lapangan besar), Denpasar nyaris sapu bersih. Tapi sayang medali emas futsal yang didapat di Tabanan 2019, lepas setelah di final dikalahkan Badung 4-6. Sementara beach soccer merebut emas setelah di laga penentuan mengalahkan Badung dengan skor 7-4.

Meski demikian, Denpasar dengan meraih 2 emas tetap menjadi juara umum cabor sepakbola dibawah induk Asprov PSSI Bali. Dengan menjadi juara umum Porprov XV ini, otomatis Askot PSSI Denpasar yang dinahkodai (ketua umum) AA. Candra Gutpa, naik ke grate satu cabor binaan KONI Denpasar. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.