Kian Eksis Jadi Klub Sepak Bola Profesional, Lombok FC Bangun Lapangan Sepak Bola Sendiri

PRESIDEN (CEO) Lombok FC, H. Bambang Kristiono; didampingi istri, Hj Dian HBK saat melakukan groundbreaking pembangunan lapangan sepak bola Lombok FC di Penghulu Agung, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Foto: ist
PRESIDEN (CEO) Lombok FC, H. Bambang Kristiono; didampingi istri, Hj Dian HBK saat melakukan groundbreaking pembangunan lapangan sepak bola Lombok FC di Penghulu Agung, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Foto: ist

MATARAM – Lombok Football Club (Lombok FC) kian memantapkan eksistensinya sebagai klub sepak bola profesional di Provinsi NTB. Klub sepak bola yang didirikan Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2 (Pulau Lombok) H. Bambang Kristiono (HBK) tersebut, kini sedang membangun lapangan sepak bola milik sendiri.

Karenanya, hal tersebut menjadikan Lombok FC sebagai satu-satunya klub sepak bola di NTB yang memiliki fasilitas komplit. Itu terlihat saat groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan lapangan sepak bola Lombok FC di Penghulu Agung, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Selasa (10/5/2022).

Bacaan Lainnya

Menariknya, lapangan itu juga disiapkan dengan rumput standar internasional ini. ‘’Insyaallah, pembangunannya kita targetkan rampung dalam enam bulan ke depan. Mengingat, fasilitas training ground ini sangat penting bagi pembinaan dan pengembangan Lombok FC ke depan,’’ ujar HBK, Rabu (11/5/2022).

Menurut dia, adanya fasilitas lapangan tersebut. Tentunya,  tim pelatih maupun manajemen Lombok FC dapat berkonsentrasi penuh dalam mempersiapkan skuad intinya untuk berlaga digelarab Liga 3 NTB tahun ini. ‘’Target kita adalah tembus di Liga 2 Nasional tahun depan,’’ tegas HBK.

Groundbreaking ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Komisaris Independent Lombok FC, Hj. Dian HBK. Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng nasi kuning sebagai wujud rasa syukur atas terlaksananya pembangunan lapangan sepak bola tersebut.

Hadir dalam groundbreaking ini tim pelatih dan manajemen Lombok FC, dan juga pimpinan DPRD dan anggota Fraksi Gerindra dari DPRD Provinsi NTB dan juga DPRD kabupaten/kota di Pulau  Lombok. Adapun pimpinan proyek pembangunan lapangan sepak bola Lombok FC ini dipercayakan kepada Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram, ABD Rahman.

Baca juga :  Setelah Jalani 19 Hari Isolasi, Cristiano Ronaldo Negatif Covid-19

HBK sendiri menyampaikan rasa syukur dan gembiranya, training ground Lombok FC tersebut sudah mulai dibangun. Presiden (CEO) Lombok FC ini berharap, seluruh proses pembangunan bisa berjalan sesuai tahapan dan rencana. Sehingga fasilitas lapangan sepak bola klub tersebut dapat rampung tepat waktu.

“Sudah menjadi tekad kuat dalam hati saya dan keluarga, untuk menjadikan Lombok FC ini sebagai klub sepak bola yang bukan hanya menjadi kebanggaan dan kecintaan masyarakat Pulau Lombok, tapi juga masyarakat NTB,” kata HBK

Untuk sampai pada tahapan tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menegaskan, selain memiliki pemain-pemain yang berkualitas, Lombok FC juga harus didukung dengan fasilitas pendukung yang memadai, dimana pembangunan lapangan sepak bola ini menjadi salah satunya. Sehingga melengkapi pembangunan mess pemain dengan segala fasilitas yang telah lebih dahulu rampung, penyiapan armada angkutan bus-bus Lombok FC dan lain-lain.

‘’Untuk, mess  para pemain Lombok FC berlokasi di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram, dan kini sudah siap ditempati skuad inti Lombok FC yang akan menjalani pemusatan latihan atau training center tahap kedua pada pertengahan bulan ini,’’ jelas HBK.

Dalam kesempatan tersebut, politisi Partai Gerindra ini juga menyampaikan bahwa training center Lombok FC sudah siap digelar kembali, setelah seluruh pemain selesai menjalani libur Hari Raya Idul Fitri.

Nantinya, proses training center tahap pertama sudah berlangsung selama 1,5 bulan dengan diikuti 23 pemain. Namun, untuk training center lanjutan, sebanyak delapan pemain berdasarkan hasil evaluasi dari tim pelatih dan manajemen Lombok FC, tidak akan melanjutkan training centernya karena berbagai pertimbangan.

Baca juga :  Tamba-Ipat Jangan Jadi Bupati Partai, Golkar Ingatkan Kompak Sampai Akhir

Delapan pemain tersebut, kata HBK, untuk yang berasal dari Pulau Lombok, akan dititipkan dan untuk sementara memperkuat klub sepak bola PS Garuda Muda, yang merupakan “brother’s club” Lombok FC di Pulau Seribu Masjid.

PS Garuda Muda juga akan berlaga di kompetisi Liga 3 NTB tahun 2022 ini, dan operasional klub ini juga akan mendapat subsidi dari Lombok FC.

Sementara itu, untuk yang berdomisili di Pulau Sumbawa, akan dititipkan dan bermain di klub Lebah FC, yang juga merupakan “brother’s club” Lombok FC di Pulau Sumbawa. Seperti halnya PS Garuda Muda, klub sepak bola Lebah FC juga akan berlaga di kompetisi Liga 3 NTB tahun ini dan rencananya juga mendapat subsidi dari Lombok FC dalam operasionalnya.

Dalam kesempatan itu, HBK mendaku, bahwa Lombok FC akan bisa menjadi tools atau alat perekat bagi semua kepentingan di Bumi Gora. Apapun suku, apapun warna baju, apapun asal muasal, serta apapun agamanya, melalui Lombok FC, semua elemen tersebut harus dapat melebur menjadi satu, bersatu untuk saling membesarkan.

Kiprah Lombok FC ke depan,  diharapkan mampu mengukir prestasi menjadi klub sepak bola kebanggaan bagi warga NTB sehingga bisa bersaing pada level yang lebih tinggi. ‘’Di Lombok FC, tidak boleh lagi ada istilah anti atau tolak caleg impor, itu rasis dan sudah tidak sesuai lagi dalam kehidupan demokrasi seperti yang kita terus perjuangkan selama ini,’’ ungkap HBK.

Baca juga :  KUA-PPAS 2022 Disetujui, Pendapatan Gianyar Direncanakan Rp1,9 Triliun

‘’Adanya Lombok FC sebagai lokomotif kebangkitan sepak bola NTB,’’ sambung dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional atau COO Lombok FC, Fabio Olievera merasa surprise dengan adanya groundbreaking lapangan sepak bola Lombok FC tersebut. Keberadaan lapangan ini, kata bintang sepak bola asal Brasil tersebut, akan menjadi salah satu fasilitas penting yang menunjang efektivitas latihan dan memudahkan Lombok FC melakukan pembinaan kepada pemain.

“Enam bulan dari sekarang, lapangan sepak bola Lombok FC ini sudah akan efektif untuk sama-sama kita gunakan,” kata pelatih sepakbola berlisensi A AFC asal Brazil tersebut.

Hal serupa dilontarkan Pelatih Kepala Lombok FC, Coach Jessie Mustamu. Kata dia, dalam dua bulan pelaksanaan training center tahap pertama, pola latihan para pemain Lombok FC memang masih agak terganggu karena faktor berpindah-pindahnya lapangan tempat latihan. Sehingga efektivitas berlatih pemainpun menjadi kurang maksimal.

“Dengan adanya lapangan sepak bola milik sendiri, nantinya ini bisa menunjang proses latihan pemain secara optimal,” ujar Coach Yessie yang sangat antusias menyambut pembangunan lapangan sepak bola Lombok FC tersebut.

Yessi menekankan, sebagai klub sepak bola Liga 3, manajemen Lombok FC patut mendapat apresiasi luar biasa. Sebab, komitmen dan tekad mengembangkan Lombok FC sebagai klub sepak bola profesional benar-benar sungguh-sungguh diwujudkan.

‘’Saya rasa dari semua klub Liga 3 yang ada, baru Lombok FC yang serius mewujudkan lapangan bola sendiri untuk pemain-pemainnya,’’ tandas Coach Yessie Mustamu. rul/ade

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.