KI Bali Puji Pengelolaan Informasi Publik Bawaslu, Dinilai Mudahkan Publik Akses Data Kepemiluan

KOMISIONER Wayan Sudarsana (kanan) saat memaparkan pengelolaan informasi publik di Bawaslu Denpasar, Jumat (18/3/2022). Foto: ist

DENPASAR – Komisi Informasi (KI) Bali mengapresiasi pengelolaan informasi publik di lingkungan Bawaslu, baik di Bawaslu Bali maupun di kabupaten/kota. Apresiasi itu dilontarkan komisioner KI Bali, Wayan Dharma, saat menjadi narasumber dalam rapat pengelolaan informasi publik yang dilaksanakan Bawaslu Denpasar, Jumat (18/3/2022).

Menurut Dharma, sebagai lembaga publik, pengelolaan informasi publik untuk kepentingan masyarakat merupakan keniscayaan. Karena itu, tuntutan mengelola informasi di lingkungan lembaga publik secara profesional dan bertanggung jawab menjadi sebuah keharusan.

Bacaan Lainnya

“Saya melihat untuk data informasi publik di lingkungan Bawaslu dapat diakses dalam hitungan menit. Ini tentu sangat memudahkan ketika publik membutuhkan informasi tentang kepemiluan,” urainya.

Selama pelaksanaan monev tahun 2021, dia menilai informasi yang dikelola Bawaslu Bali maupun di kabupaten/kota sangat bagus. Karena itu,dia ingin semua badan publik, baik vertikal maupun horizontal, memiliki kesatuan pemahaman dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2018 tentang Keterbukan Informasi. Hal tersebut untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan informasi publik.

“Bawaslu di Bali merupakan lembaga yang paling rutin melaporkan informasi publik ke KI. Saya minta semua badan publik secara rutin menetapkan dan memutakhirkan data informasi publiknya,” paparnya memungkasi.

Baca juga :  Puskesmas Diingatkan Optimal Beri Layanan Kesehatan

Pada kesempatan yang sama, Kordiv Hukum Humas Datin Bawaslu Denpasar, I Wayan Sudarsana, berkata, sebagai penanggung jawab data dan informasi di Bawaslu Denpasar, dia menjamin hak warga negara untuk mengetahui rencana pembuatan kebijakan publik. Juga meningkatkan pengelolaan dan pelayanan di lingkungan Bawaslu Denpasar untuk menghasilkan layanan informasi terbuka dan bertanggung jawab.

Hal senada disampaikan komisioner Bawaslu Bali, I Ketut Rudia. Dia berterima kasih atas apresiasi yang diberikan KI terkait pengelolaan informasi publik di lingkungan Bawaslu Bali dan Bawaslu kabupaten/kota. “Sudah jadi kewajiban kami untuk menyajikan informasi publik berkaitan dengan kepemiluan,” cetus mantan jurnalis salah satu media di Bali ini.

Dia berharap apresiasi yang diberikan KI Bali tidak sekadar membuat puas, tapi harus dijadikan motivasi dan tantangan ke depan. “Apalagi Bawaslu Kota Denpasar dalam pemeringkatan tahun 2021 lalu mendapat opini sebagai Badan Publik Informatif. Ini tantangan Anda (Bawaslu Denpasar) ke depan untuk bisa mempertahankan,” pesannya. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.