Ketatkan Prokes Selama Pelipatan Surat Suara

  • Whatsapp
SUASANA pelipatan surat suara untuk Pilkada Bangli di ruang kelas SDN 2 Bebalang. Foto: gia
SUASANA pelipatan surat suara untuk Pilkada Bangli di ruang kelas SDN 2 Bebalang. Foto: gia

BANGLI – KPU Bangli memulai proses pelipatan surat suara, Senin (23/11/2020) dengan pengamanan darei Polres Bangli. Sedikit berbeda dengan kegiatan sama seperti pemilu sebelum-sebelumnya, tenaga pelipat suara wajib menaati protokol kesehatan (prokes). Kepatuhan prokes untuk mencegah munculnya klaster baru Covid-19.

KPU Bangli menyiapkan SDN 2 Bebalang sebagai lokasi pelipatan surat suara, dengan mengerahkan 25 orang tenaga. Pada hari pertama kemarin hanya 23 orang yang hadir, sedangkan dua orang absen karena izin dan sakit. Sebelum bekerja, mereka diberi pembekalan dan pemahanan tata cara dan proses pelipatan, terutama kaitannya dengan prokes. Dalam satu ruangan, maksimal hanya 8 pelipat suara dengan diawasi satu atau dua petugas.

Bacaan Lainnya

Sebelum masuk ruangan, mereka diharuskan mencuci tangan, cek suhu tubuh, dan selama melipat tetap memakai masker. Mereka tak diperkenankan membawa benda apapun ke dalam ruangan, jadi betul-betul steril. Mereka bekerja pukul 08.00 dan istirahat pukul 12.00. “Nanti mulai kerja lagi pukul 13.00. Kami estimasi pelipatan hanya dua hari, hari ini dan besok (hari ini),” kata Ketua KPU Bangli, Putu Pertama Pujawan.

Selain melipat, surat suara disortir dulu untuk memeriksa yang kondisi tak layak seperti cetakan kabur di gambar paslon, bintik bekas tinta, dan kerusakan lainnya. Yang rusak dikumpulkan untuk diganti yang baru oleh percetakan. “Surat suara diambil dari gudang logistik ke lokasi pelipatan dengan pengamanan dari kepolisian dan TNI,” jelas Pujawan.

Baca juga :  “Geduh Agung” Jadi yang Terbaik dalam “Pilem Mebarung” 2020

Ni Wayan Neliani (28), salah satu pelipat surat suara, mengaku semangat melakoni pekerjaan ini. Maklum, di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini, pekerjaan apapun bagi ibu rumah tangga ini sangat berarti. “Saya baru pertama ikut, diajak sama paman kalau ada pelipatan surat suara. Ini untuk menambah penghasilan keluarga,” tuturnya sembari melipat surat suara.

Untuk satu lembar surat suara, semua tenaga dibayar Rp75. “Lumayan ada tambahan, lebih bagus lagi dibulatkan menjadi 100 rupiah per lembar,” kelakarnya dengan diamini tenaga yang lain. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.