POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Tiga tiket babak semifinal (4 besar) Piala Soeratin U17 Zona Bali 2026, sudah resmi jadi milik tiga tim/klub; Tim U17 Perseden Denpasar, Tim U17 Garuda Muda Bali (GMB) dan Tim U17 Bhayangkara Bali FC.
Itu artinya masih ada satu tiket semifinal tersisa yang akan diperebutkan dari Grup A antara Tim U17 PS Badung dan Tim U17 Putra Tresna. Sementara dari tujuh tim peserta ajang tahunan ini, dua diantaranya sudah tereliminasi yakni Tim U17 Bharata Bali dan Tim U17 Bali United FC.
Satu tiket tersisa itu akan dipertaruhkan Sabtu (29/8/2026) siang ini di Sadion Kompyang Sujana, melalui laga PS Badung yang akan menantang tuan rumah Perseden pada partai pertama pukul 13.30 WITA. Dilanjutkan partai kedua pukul 15.50 WITA, antara Putra Tresna kontra Bharata.
Tapi, jika PS Badung bermain imbang atau bahkan menang, maka laga Putra Tresna melawan Bharata tidak akan menentukan apa-apa, karena PS Badung otomatis langsung memiliki tiket semifinal yang tersisa itu.
Itu makanya, Manajer Tim U17 Putra Tresna Bali, I Gusti Agung Ngurah Yuda Jaksa Wardana, sangat menyesali hasil yang diraih timnya saat melawan PS Badung, pada matchday kedua Grup B, Kamis (27/8/2026).
Betapa tidak, Putra Tresna dua kali unggul (1-0, 2-1) yang bertahan sampai menit-menit akhir pertandingan. Tapi lima menit jelang bubaran, kemenangan yang sudah di depan mata melayang, karena PS Badung berhasil memaksakan skor akhir 2-2.
Andai saja skor 2-1 dapat dipertahankan, peluang Putra Tresna ke babak semifinal semakin besar karena menyamai nilai PS Badung dan unggul head to head. Terlebih di laga terakhirnya, Putra Tresna menghapi Bharata yang di atas kertas seharusnya berhasil mereka kalahkan
”Sayang di menit menit akhir kita kecolongan. Inilah sepakbola, segala sesuatu bisa terjadi dengan tak terduga. Kadang juga tak adil, karena menguasai permainan belum jaminan memenangkan pertandingan. Mungkin Dewi Fortuna belum memihak kami saat itu,” ucap Yuda Jaksa Wardana.
Putra Tresna, tambah dia, akan fokus menatap laga terakhirnya melawan Bharata. Tentu saja, segenap pemain, ofisial dan tim pelatih Putra Tresna, sangat berharap Perseden bisa mengalahkan PS Badung. ”Semoga saja besok (Sabtu, 29/8), dewi keberuntungan memihak kami,” ujar Yuda Jaksa Wardana.
Sangat Bersyukur
Pada bagian lain, Manajer Tim U17 PS Badung I Nyoman Warta, mengaku sangat bersyukur dengan hasil imbang timnya dengan Putra Tresna. ”Kita sangat bersyukur di menit-menit akhir, anak-anak bisa bikin gol penyama. Tentu saja hasil ini, membuka jalan PS Badung lolos ke babak berikutnya (semifinal),” ujarnya.
Memang dengan hasil imbang saja melawan Perseden, sudah membawa PS Badung melaju ke semifinal. Tapi, Pelatih Kepala PS Badung Budi Harto mengaku tidak akan menerapkan strategi bertahan total (parkir bus) untuk memaksakan hasil imbang.
Ada filosifi sepakbola modern, cara bertahan yang baik adalah menyerang. ”Bermain bertahan untuk mengejar hasil imbang, itu rentan dan sangat berbahaya, sama dengan memberi lawan untuk menekan kita. Karena itu, saya juga akan tetap mencari kemenangan dengan Perseden,” ujar coach Budi.
Berbicaa hasil imbang 2-2 melawan Putra Tresna, ia menilai para pemainnya terlalu menganggap remeh lawan. ”Itu pertama, dan kedua soal skema yang diberikan pelatih tidak dijalankan dengan baik. Ini sudah dievaluasi, mudah-mudahan tak terulang saat lawan Perseden,” pungkas coach Budi.
Di sisi lain, Pelatih Kepala Tim U17 Perseden I Wayan Metra ”Mick” Jaya, memberi sinyal ada rotasi di tubuh timnya saat menghadapi PS Badung. ”Saya percaya dengan keulitas anak-anak, siapa yang diturunkan pasti sudah siap. Astungkara besok (Sabtu ini) bisa memberikan hasil terbaik bagi masyarakat Kota Denpasar,” ujarnya. yes






















