Kerugian Rp1 Miliar, Bus Tiara Mas Terbakar, Penumpang Panik Kocar-kacir

BUS Tiara Mas nopol EA 7604 A terbakar saat dalam perjalanan di jalur Denpasar-Gilimanuk, Banjar Soka Kelod, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Kamis (22/6/2023). Foto: ist
BUS Tiara Mas nopol EA 7604 A terbakar saat dalam perjalanan di jalur Denpasar-Gilimanuk, Banjar Soka Kelod, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Kamis (22/6/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, TABANAN  – Bus Tiara Mas nopol EA 7604 A terbakar saat dalam perjalanan di jalur Denpasar-Gilimanuk, Banjar Soka Kelod, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Kamis (22/6/2023). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 Wita itu, namun timbul kerugian material sekitar Rp1 miliar.

Bus yang disopiri Heriyanto (44) beralamat di Kota Bima, NTB, berangkat dari Sumbawa dengan tujuan ke Jawa. Menurut sang sopir, saat dalam perjalanan di Bali (TKP), sekitar pukul 22.30 Wita, tiba-tiba bus tersebut mengalami gangguan. ‘’Mulanya asap kecil yang keluar dari mesin bus,’’ ungkapnya.

Read More

Sopir bus kemudian mencari tempat di tepi jalan yang agak lapang untuk kendaraan tersebut berhenti. Kondisi saat itu sempat membuat para penumpang sekitar 40 orang panik dan kocar-kacir untuk menyelamatkan diri.

Sementara sang sopir dibantu kernet bus berusaha memadamkan api dengan menggunakan air kali di sebelah utara jalan raya. Beberapa saat kemudian muncul api di langit-langit bus, tepatnya di dekat saluran AC penumpang bagian belakang.

“Ketika itu, karena api tidak dapat dikendalikan, maka sopir menyuruh para penumpang agar keluar dari bus untuk menyelamatkan diri masing-masing, dan selanjutnya penumpang dievakuasi di tempat yang aman,” ujar Kapolsek Selemadeg, Kompol Nikolaus Sina Ruing, Jumat (23/6/2023).

Penyebab kebakaran bus tersebut, kata Nikolaus, diperkirakan karena korsleting arus pendek di mesin bus. “Akibat kejadian tersebut timbul kerugian material sekitar Rp1 miliar. Dari pihak korban tidak melaporkan peristiwa kebakaran bus tersebut, dan menganggap kejadian itu sebagai musibah. Begitu juga dengan para penumpang bus pindah estafet ke bus lainnya untuk melanjutkan perjalanan ke Jawa,” ujarnya. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.