POSMERDEKA.COM, BANGLI – Kasus penipuan dengan modus menawarkan kendaraan hasil lelang dengan harga murah, kembali menelan korban. Ni Nyoman Y, warga Kelurahan Kawan, Bangli yang kali ini menjadi korban, dan kasusnya ditangani Polres Bangli.
Menurut Ni Nyoman Y, Senin (19/6/2023) kerabat dekat mendapat pesan via Whatsapp (WA) dari seseorang yang menawarkan pelelangan mobil dan sepeda motor dari Kementerian Keuangan di Denpasar. Karena tampilan foto profil pengirim pesan menggunakan kerabat yang dikenalnya bernama Agung Anom S, korban pun percaya.
Dalam percakapan WA, Agung Anom gadungan menawarkan mobil dan sepeda motor yang dilelang. Pelaku juga sempat mengirimkan daftar jenis mobil dan sepeda motor yang dilelang, berikut persyaratan yang harus dipenuhi. Kepincut ingin punya mobil dan percakapannya nyambung seperti biasa dalam keluarga, korban mentransfer uang Rp7 juta ke rekening nomor 109201007216537 atas nama Tri Anjani NST.
Korban juga sempat menghubungi kakaknya di Denpasar, menyampaikan ada pelelangan sepeda motor. ”Kakak saya memang mau beli sepeda motor, mumpung ada lelangan saya ikutkan, dan kakak saya disuruh transfer Rp2 juta ke rekening nomor 040401050550504 atas nama Desi Arisandy,” tuturnya.
Korban baru sadar tertipu karena ketika menghubungi via telepon tidak pernah diangkat. Pesan yang dikirim juga tidak dibalas. Korban sempat menanyakan Agung Anom S, ternyata orang dimaksud tidak pernah ke Denpasar. Nomor teleponnya juga beda dengan yang sebelumnya menghubungi. Kakak korban sempat menanyakan ke kantor dimaksud, tapi dijelaskan tidak ada benar ada pelelangan.
Secara terpisah, Kasatreskrim Polres Bangli, AKP Ngakan Gede Eka Yuana Putra, dimintai tanggapan, Jumat (23/6/2023) membenarkan adanya laporan kasus penipuan itu. Jajarannya siap menindaklanjuti laporan korban, tapi dia juga mengimbau masyarakat jangan terlalu percaya dengan iming-iming barang murah lewat medsos atau WA. “Perlu hati-hati dan waspada,“ pesannya. gia























