Kembangkan Industri Kreatif, Pemkot Denpasar Jalin Kerjasama dengan IDB Bali

  • Whatsapp
PENANDATANGANAN kerjasama Pemkot Denpasar dengan IDB Bali, dalam upaya peningkatan kualitas SDM serta penguatan dan pengembangan kewirausahaan dan industri kreatif, di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (3/6/2021). foto: ist

DENPASAR – Dalam upaya percepatan program peningkatan kualitas SDM serta penguatan dan pengembangan kewirausahaan dan industri kreatif, Pemkot Denpasar menjalin kerjasama dengan Institut Desain dan Bisnis (IDB) Bali.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Kadis Perdagangan dan Perindustrian Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari dengan Wakil Rektor II Institut Desain dan Bisnis Bali, Made Vairagya Yogantari, di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (3/6/2021).

Bacaan Lainnya

Penandatanganan MoU ini disaksikan langsung Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, Kabag Kerjasama Setda Kota Denpasar, IGA Laxmy Saraswati serta undangan lainnya.

Made Vairagya Yogantar mengatakan ,dalam menghadapi era revolusi industry 4.0 berdampak kepada perubahan yang sangat cepat dan masif serta dapat menyebabkan terjadinya transformasi pada berbagai aspek kehidupan. “Maka dari itu perlu kolaborasi serta kerjasama guna menciptakan generasi muda yang handal dan cakap untuk menghadapi perubahan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam kolaborasi kerjasama ini, pihaknya mengikutsertakan mahasiswa dalam melaksanakan magang pengembangan industry kreatif di bidang bisnis digital, desain komunikasi visual, desain interior dan desain mode yang dilaksanakan Pemkot Denpasar.

Baca juga :  Sidak Prokes di Kesiman, Tiga Pelanggar tanpa Masker Diberi Sanksi Menyanyi hingga Push Up

Dengan adanya perjanjian ini, bagi Institut Desain dan Bisnis Bali dapat lebih berkontribusi bagi masyarakat luas dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara menegaskan, Pemkot Denpasar berkomitmen dalam memfasilitasi infrastruktur dan regulasi guna terciptanya ekosistem bisnis yang berkelanjutan dimana memberikan kesempatan dan peluang untuk industri kreatif itu agar dapat berinteraksi dan berkolaborasi dengan ekonomi modern.

Berbagai inovasi dan kreativitas yang dihasilkan baik oleh calon-calon pelaku industri maupun para praktisi tentu memerlukan wadah untuk saling bertukar ide dan berbagi pengalaman. Oleh karena itu, Gedung Dharma Negara Alaya dihadirkan sebagai inkubator bisnis dan ruang konservasi yang refresentatif guna mendorong tumbuhnya pelaku ekonomi kreatif.

”Pembangunan Gedung Dharma Negara Alaya Art and Creatif Hub ini adalah untuk menjawab kebutuhan akan tempat yang refresentatif bagi lahirnya enterprenaeur yang bertalenta yang nantinya mampu mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat,” kata Antari Jaya Negara.

Dengan terjalinnya kerjasama tersebut dapat menjadi wadah dan dorongan bagi mahasiswa untuk pengembangan diri di dunia industry kreatif kedepannya. “Kami berharap dengan kerjasama ini, ke depan dapat melahirkan wirausaha wirausaha muda yang bisa berkecimpung di dunia industri kreatif hingga go international,” pungkas Antari Jaya Negara. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.