Kelompok Pakar-Tim Ahli DPRD Gianyar Ikuti Workshop

  • Whatsapp
KETUA DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, bersama Kelompok Pakar/Tim Ahli dan Tim Ahli Fraksi DPRD Gianyar. Foto: adi
KETUA DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, bersama Kelompok Pakar/Tim Ahli dan Tim Ahli Fraksi DPRD Gianyar. Foto: adi

GIANYAR – Untuk lebih memaksimalkan keberadaan kelompok pakar dan tim ahli fraksi DPRD Gianyar, dilangsungkan Workshop Penguatan Peran Kelompok Pakar/Tim Ahli dan Tim Ahli Fraksi DPRD Gianyar, Jumat (17/12/2021). Workshop yang dibuka Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, itu menghadirkan dua pembicara, yakni dari Bappeda Provinsi Bali dan dari Bappeda Kabupaten Gianyar.

Pembicara dari Bappeda Gianyar, Gusti Ngurah Gautama, membawakan materi “Mekanisme Penyusunan Pokok Pokok Pikiran DPRD. Dia mengungkapkan, pokok-pokok pikiran (pokir) Dewan merupakan kewajiban anggota legislatif untuk menjaring aspirasi dari masyarakat. Ini kemudian ditindaklanjuti eksekutif saat proses perencanaan APBD, baik dalam RKPD Induk maupun Perubahan.

Bacaan Lainnya

“Pokir Dewan menjadi masukan dalam perumusan program dan kegiatan pada tahun rencana, berdasarkan prioritas pembangunan daerah oleh eksekutif,” sebutnya.

Narasumber dari Bappeda Provinsi Bali, Ida Bagus Gede Wesnawa Punia, membawakan materi “Penguatan Kelompok Pakar/Tim Ahli dan Tim Ahli Fraksi.

Menurut Wayan Tagel Winarta, kegiatan workshop ini sangat penting. Sebab, Dewan perlu pendampingan dari tim pakar dan ahli sesuai dengan tupoksinya. “Perlu ada pemahaman yang mana boleh dikerjakan dan yang mana tidak boleh,” katanya.

Karena kegiatan ini sangat bermanfaat, dia berujar akan dirancang dan dianggarkan dalam APBD Perubahan tahun 2022. “Setelah acara ini, silakan pikirkan program-program untuk lembaga,” serunya.

Baca juga :  Ini Tanggapan Istana Terhadap Kritik Kenaikan Iuran PBJS

Salah satu kelompok pakar, Ketut Rahayu, menyambut baik diadakannya workshop tersebut karena mendapat penguatan untuk penyusunan pokok pikiran Dewan. Dia pun berharap kegiatan semacam ini diadakan beberapa kali dalam setahun. Melalui kegiatan ini, dia mengklaim akan bisa maksimal memberi pendampingan kepada anggota Dewan dalam pelaksanaan program atau kegiatan lembaga.

“Kami harapkan kelompok pakar dilibatkan dalam reses dan juga kunjungan anggota Dewan untuk melakukan pendampingan,” harapnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.