MANGUPURA – Kejuaraan Asia Bola Tangan Pantai 2023 (Asian Beach Handball Championship 2023) digelar di Bali, tepatnya di kawasan pariwisata Pantai Nusa Dua, Kabupaten Badung, pada 10-19 Maret mendatang.
Hal itu terungkap saat Sekretaris Panitia Kejuaraan itu, Doktor I Wayan Repiyasa bersama sejumlah panitia lainnya, melakukan koordinsi dengan Ketua Umum (Ketum) KONI Badung, Made Nariana di Sekretariat KONI Badung, Jumat (24/2/2023).
Repiyasa mengungkapkan kejuaraan yang akan diikuti 15 negara itu, sangat tepat untuk mendorong sport tourism bagi Badung dan Bali umumnya. ”Sebanyak 11 sudah mendaftarkan diri ikut. Sementara ada lima negara masih waiting list (daftar tunggu). Jadi sekitar 400 atlet akan terlibat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sudah sepakat dengan panitia di Jakarta, bahwa semua kepentingan buat kejuaraan tersebut dilakukan bekerjasama dengan komponen masyarakat Bali. “Kami akan libatkan UKM dan IKM, pengusaha transportasi dan pemerintah dalam mensukseskan kejuaran, yang dilakukan menjelang Hari Raya Nyepi,” sebut Repiyasa.
Sementara dalam arahannya, Ketua Umum KONI Badung Made Nariana didampingi KTU-nya Agung Rawat, minta panitia memastikan pantai mana di Nusa Dua yang akan dipakai sebagai venue (tempat pertandingan). Nariana juga berharap panitia pusat melakukan audensi ke Bupati Badung, sebab 400 atlet itu akan menginap di kawasan Badung.
“Bagi KONI Badung, event olahraga tersebut sangat menunjang kegiatan pembangunan Badung, khususnya di bidang pariwisata, setelah kita mandeg selama covid berlangsung,” kata Nariana, yang juga mantan Ketum KONI Bali itu.
Sebagai pimpinan KONI Badung, Nariana berjanji akan membantu kejuaraan tersebut sesuai ketentuan yang ada. Ia juga bangga dengan Cabor Bola Tangan atau ABTI (Asosiasi Bola Tangan Indoneia), sebab cabor yang tergolong pendatang baru di KONI, tetapi Bali sudah dipilih sebagai tuan rumah kejuaraan bersifat internasional. (*)
























