BANGLI – Setelah ke Pengadilan Negeri Bangli, kini Bawaslu Bangli melakukan audiensi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli yang diterima Kepala Kejari Bangli, Yudhi Kurniawan, Selasa (20/7/2022). Kajari menyatakan siap mengawal Bawaslu Bangli pada Pemilu Serentak 2024, khususnya terkait adanya pelanggaran Pemilu.
Yudhi Kurniawan menguraikan, peran Kejari dalam Pemilu dan Pilkada 2024 adalah menangani tindak pidana bersama dengan Bawaslu dan juga kepolisian. Terkait itu, dia menyiapkan personel khusus yang akan bergabung dalam Sentra Gakkumdu yang dinaungi Bawaslu. “Kami pasti dukung Bawaslu 100 persen, bahkan 1.000 persen dalam Pemilu ini,” jaminnya.
Artinya, kata dia, apa pun akan disiapkan semuanya untuk menunjang pengawasan yang dilakukan Bawaslu. Muaranya adalah terciptanya Pemilu yang kondusif dan sejuk, sebagaimana wilayah Bangli yang berhawa sejuk
.
Ketua Bawaslu Bangli, I Nengah Purna, minta agar kedua lembaga selalu menjaga komunikasi, terutama yang nanti akan bergabung di Sentra Gakkumdu. “Saya harap kita bisa berkomunikasi dengan baik, dan jangan sampai ada yang mendiamkan masalah, apalagi melihat waktu penanganan pelanggaran yang begitu singkat,” ajak Purna.
Sebelumnya, Purna juga menguraikan di Bangli pernah terjadi kasus politik uang pada Pemilu 2014, dan juga pemungutan suara ulang pada Pilkada 2010. “Hal itu merupakan pengalaman pahit yang pernah terjadi di Bangli. Semoga kejadian seperti itu tidak terulang lagi pada Pemilu 2024, sehingga Pemilu dapat berjalan aman dan lancar,” harapnya. gia
























