Kasus Positif Covid-19 di Bali Mulai Menurun, Masyarakat Diimbau Tetap Disiplin Prokes

  • Whatsapp

Hari Ini Sembuh 57 Orang, Terkonfirmasi Positif 43 Orang dan Meninggal Dunia Bertambah 2 Orang

DENPASAR – Memasuki November 2020, perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali, dibuka dengan kabar menyejukkan, dimana tambahan kasus terkonfirmasi positif menunjukkan trend menurun. Sementara pasien sembuh tetap stabil, dimana jumlahnya selalu lebih banyak dari tambahan kasus baru.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data harian yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Minggu (1/11/2020), sebanyak 57 pasien dinyatakan sembuh atau terpaut 14 orang lebih banyak dari yang terkonfirmasi positif sebanyak 43 orang melalui transmisi lokal. Sebelumnya, pada Sabtu (31/10/2020) kasus positif berjumlah 52 orang dan pada Jumat (30/10/2020) sebanyak 65 orang.

Dari 43 orang yang terpapar Corona, tersebar di tujuh kabupaten/kota kecuali Kabupaten Bangli dan Karangasem. Rinciannya, Badung menjadi penyumbang terbanyak 21 orang, disusul Denpasar (8), Klungkung (6), Tabanan (3), Buleleng (2), Jembrana dan Gianyar masing-masing 1 orang.

”Dengan demikian, secara kumulatif sampai hari ini, kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 11.807 orang (11.778 WNI dan 29 WNA), yang didominasi transmisi lokal, dimana per hari ini jumlahnya mencapai 11.410 kasus,” ujar Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Minggu (1/11/2020).

Baca juga :  Wisuda Ke-138, Universitas Udayana Lepas 1.108 Wisudawan

Sementara 57 pasien sembuh, juga dilaporkan tujuh kabupaten/kota. Kali ini Badung mencatatkan jumlah terbanyak 15 orang. Disusul Denpasar (12), Tabanan (12), Klungkung (9), Buleleng (4), Gianyar (4) dan Jembrana 1 orang. Jadi, total pasien sembuh di Bali, kini berjumlah 10.681 orang (90,40%) dengan rincian 10.655 WNI dan 26 WNA.

Di hari yang sama, juga ada kabar duka, dimana 2 pasien tutup usia dari Gianyar dan Badung. ”Sampai hari ini, pasien positif covid-19 yang meninggal dunia di Bali berjumlah 389 orang (3,29%) dengan rincian 387 WNI dan 2 WNA,” imbuh Rentin yang juga Kalaksa BPBD Provinsi Bali itu.

Berdasarkan data tersebut, kini kasus aktif (pasien dalam perawatan) di Bali berkurang lagi 14 orang, menjadi 737 orang (6,24%) dengan rincian 736 WNI dan 1 WNA, yang dirawat di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Kabar baik juga berhembus dari perkembangan pandemi covid-19 nasional, dimana jumlah pasien sembuh kembali lebih banyak dari tambahan kasus positif baru. Bahkan, kali ini terpaut sangat tajam, dimana pasien sembuh sebanyak 4. 141 orang atau berselisih 1. 445 orang dari tambahan kasus positif baru yang berjumlah 2.696 orang. Sedangkan kasus meninggal berjumlah 74 orang yang dilaporkan 15 provinsi.

Meski kasus positif harian menunjukkan trend menurun, Made Rentin tetap mengingatkan sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan, menghindari keramaian dan menjaga jarak.

Baca juga :  Taat Prokes, Saksi Jaya Wibawa Jalani Tes Cepat

Ia menambahkan, sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang sanksi administratif bagi pelanggar protokol kesehatan. Besaran denda yang diterapkan sebesar Rp100.000 bagi pelanggar perorangan dan Rp1.000.000 bagi pelaku usaha serta tempat fasilitas umum lainnya.

Rentin juga menegaskan, dalam upaya pengendalian dan pencegahan covid-19 ini, bukan hanya tugas pemerintah, namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, karena dampaknya sangat terasa terutama di bidang perekonomian rakyat.

Selain itu, untuk memutus rantai penularan Covid-19, maka keramaian dalam bentuk tajen di setiap Desa Adat harus dihentikan sementara serta semua bentuk kegiatan adat yang melibatkan banyak orang, seperti pasangkepan, patedunan dan sejenisnya supaya dilaksanakan dengan jumlah peserta yang sangat terbatas dengan tetap menaati Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.

”Mari kita dukung upaya pemerintah, dengan disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” ajaknya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.