Kasus Positif Covid-19 dan Pasien Sembuh di Denpasar Melonjak, Meninggal 7 Orang

  • Whatsapp
JURU Bicara Satgas Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

DENPASAR – Setelah sempat turun di angka 283 per Selasa (20/7/2021), kasus harian terkonfirmasi positif covid-19 di Denpasar kembali melonjak drastis di angka 544 orang pada Rabu (21/7/2021). Jumlah ini menjadi yang tertinggi di tahun 2021 ini, setelah lonjakan pada Senin (19/7/2021) yang berjumlah 409 orang.

Kabar baiknya di hari yang sama, pasien sembuh dengan status positif covid-19 juga melonjak tajam, walau jumlahnya masih di bawah tambahan kasus baru. Per Rabu (21/7/2021), tercatat 390 orang dinyatakan sembuh, meningkat tajam jika dibandingkan sehari sebelumnya Selasa (20/7) yang berjumlah 115 orang. Kota Denpasar juga mencatatkan tambahan kasus meninggal dunia sebanyak 7 orang.

Bacaan Lainnya

”Tentunya, kami sangat berharap pasien sembuh terus meningkat, sehingga kasus aktif semakin berkurang yang secara otomatis juga mengurangi beban rumah sakit,” harap Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Secara kumulatif, kasus positif di Denpasar sampai saat ini berjumlah 21.119 orang. ”Dari jumlah itu, sebanyak 17.217 orang (81,52%) sudah sembuh. Meninggal dunia 422 orang (2,00%) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan bertambah menjadi 3.480 orang (16,48%),” jelas Dewa Rai.

Baca juga :  Imbas COVID-19 Tunda Pertarungan Daud Yordan

Untuk menekan penularan, Dewa Rai kembali mengingatkan seluruh masyarakat meningkatkan disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas dengan taat mengikuti aturan PPKM Level 4 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan. Intinya, kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam beberapa hari terakhir ini, kasus mengalami peningkatan drastis,” ujarnya.

Satgas juga sudah melakukan berbagai upaya guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Seperti menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin. Juga penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi akan menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

“Sekali lagi, kami mohon masyarakat melakukan prokes ketat, termasuk saat di rumah untuk meminimalisir klaster keluarga,” harap Dewa Rai seraya mengajak masyarakat mensukseskan vaksinasi Covid-19.

Kemudian, dalam upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengimbau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” tegas Dewa Rai. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.