TABANAN – Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy Panca Sakti Siregar mengecek tempat yang akan dijadikan penyimpanan vaksin Covid-19 buatan Sinovac, di Kantor UPTD Laboratorium Kesehatan Kabupaten Tabanan, Bali, Senin (25/1/2021).
Pengecekan bersama Sekda Tabanan I Gede Susila, Kasdim 1619/Tabanan, juga Kadiskes Tabanan. “Keamanan dan keselamatan rakyat adalah yang utama. Pastikan tempat yang dijadikan penyimpanan vaksin tersebut adalah tempat yang layak dan aman,” tegas Mariochristy.
Begitu juga dalam penyaluran nanti, lanjut dia, agar benar-benar tepat sasaran dan tepat guna. “Kami dari Polres Tabanan bersama-sama dengan Kodim 1619/Tabanan, siap melakukan pengamanan dari tempat penjemputan, penyimpanan dan pendistribusian vaksin tersebut ke masyarakat,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan dan mengajak masyarakat Tabanan, agar tetap menerapkan protokol kesehatan, serta bersama menjaga situasi keamanan. “Mari kita ciptakan Kabupaten Tabanan yang aman, damai, sejuk, dan sehat,” imbuhnya.
Terkait kegiatan vaksinasi Covid-19, Kabupaten Tabanan akan menggelar kegiatan tersebut kepada sumber daya manusia kesehatan(SDMK) di BRSUD Tabanan, Rabu (27/1/2021). Sebanyak 3.600 orang akan jadi sasaran vaksinasi cold room untuk menyimpan vaksin di Kabupaten Tabanan.
Kadis Kesehatan Tabanan, dr. Nyoman Suratmika, mengatakan, vaksin Covid-19 akan tiba di UPTD Laboratorium Kesehatan Tabanan, Rabu besok. “Ada 7.200 vial. Vaksin ini cukup untuk 3.600 sasaran vaksin,”
ungkapnya, Senin (25/1/2021).
Dikatakan, vaksinasi Covid-19 tahap pertama diprioritaskan kepada SDMK. Tercatat ada 3.803 SDMK Kabupaten Tabanan yang terdaftar. “Jumlah tersebut bisa saja kurang, karena ada yang tidak memenuhi
syarat,” tukas Suratmika.
Menurutnya, para pejabat daerah akan mengawali vaksinasi perdana di BRSU Tabanan. Yang terdata untuk menjalani vaksinasi Covid-19 adalah Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy Panca Sakti Siregar, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Toni Sri Hartanto, Sekda Tabanan I Gede Susila, hingga dia sendiri selaku Kadis Kesehatan.
Sementara itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dikatakan tidak termasuk sebagai penerima vaksinasi perdana di Tabanan. “Ibu (Eka Wiryastuti) tidak memenuhi syarat untuk menerima vaksinasi Covid-19, karena memiliki komorbid,” ucap Suratmika. gap
























