Kabar Baik, Sehari Pasien Covid-19 Sembuh di Denpasar Melonjak 186 Orang

  • Whatsapp
JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

DENPASAR – Kabar baik mengiringi perkembangan harian pandemi covid-19 di Kota Denpasar, Bali, dimana pada Sabtu (27/2/2021) pasien sembuh mengalami lonjakan sebanyak 186 orang, jauh lebih banyak atau berselisih 141 orang dari tambahan kasus positif baru sebanyak 45 orang. Kabar dukanya di hari yang sama, 4 pasien positif dinyatakan meninggal dunia.

“Hari ini, pasien sembuh mengalami peningkatan cukup signifikan, namun kasus covid 19 masih masih terjadi, ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Sabtu (27/2/2021)

Bacaan Lainnya

Terkait 4 orang meninggal dunia, kata Dewa Rai, pasien pertama diketahui seorang perempuan usia 63 tahun dengan status domisili di Desa Sanur Kauh. Pasien kedua diketahui seorang laki-laki usia 57 tahun yang berdomisili di Kelurahan Dauh Puri.

Pasien ketiga merupakan seorang laki-laki usia 62 tahun yang berdomisili di Desa Ubung Kaja. Dan yang terakhir diketahui seorang perempuan usia 76 tahun yang berdomisili di Desa Padangsambian Kelod.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa di sadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” imbuhnya.

Baca juga :  Pohon Pule Timpa Pura Penataran Pasekan

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas, dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, hal ini mengingat tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif covid-19 di Kota Denpasar tercatat sebanyak 10.647 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 9.583 orang (90,01 persen) sudah sembuh, sebanyak 199 orang (1,87 persen) meninggal dunia dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 865 orang (8,12 persen).

Baca juga :  Kominfo Minta Masyarakat Waspadai Penyebaran Corona Lewat Kiriman Pos

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” harap Dewa Rai. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.