Kabar Baik, Dua Hari Beruntun Update Covid-19 Bali Nihil Kasus Meninggal Dunia

  • Whatsapp

DENPASAR – Setelah hampir dua bulan lebih sejak September tiada hari tanpa korban jiwa, kini perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali nihil kasus meninggal dunia dalam dua hari beruntun, Sabtu (7/11/2020) dan Minggu (8/11/2020).

Kabar baik ini patut disyukuri, tetapi jangan sampai membuat masyarakat Bali lengah karena penambahan kasus positif baru masih terjadi setiap harinya. Dengan demikian kasus meninggal karena covid-19 di Bali jumlahnya tetap 399 orang (3,26%) dengan rincian 396 WNI dan 3 WNA.

Bacaan Lainnya

”Astungkara, dalam dua hari pada pekan ini, Bali nihil tambahan kasus meninggal. Semoga saja, tidak ada tambahan lagi,” kata Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Minggu (8/11/2020).

Sementara itu, kasus positif baru yang pada Sabtu (7/11/2020) sempat meningkat 68 orang, turun cukup tajam pada Minggu (8/11/2020) menjadi 44 orang (42 transmisi lokal, 2 PPDN) atau ada penurunan 24 orang. Bahkan tiga kabupaten yakni Klungkung, Karangasem dan Jembrana nihil.

Dari 44 orang yang terpapar dilaporkan enam kabupaten/kota, dimana Denpasar menjadi penyumbang terbanyak 14 orang. Disusul Tabanan 10 orang, Badung (8), Buleleng (6), Gianyar (5) dan Bangli 1 orang. ”Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 12.225 orang (12.195 WNI dan 30 WNA) yang didominasi transmisi lokal sebanyak 11.817 kasus,” jelas Rentin.

Baca juga :  Sekda Rai Iswara Ikuti Pelantikan Pengurus HISKI Bali Secara Virtual

Disisi lain, pasien yang sembuh juga mengalami penurunan dari 50 menjadi 48 orang. Tapi masih bersyukur jumlahnya masih lebih banyak 4 orang dari kasus terkonfirmasi, sehingga secara langsung mengurangi jumlah pasien dalam perawatan (kasus aktif).

Dari 48 yang sembuh Minggu (8/11/2020), dilaporkan tujuh kabupaten/kota, dengan rincian Kabupaten Badung terbanyak 18 orang. Disusul Gianyar 7 orang, Buleleng (7), Tabanan (6), Denpasar (5), Klungkung (4) dan Jembrana 1 orang. ”Jadi, total pasien sembuh di Bali, kini berjumlah 11.205 orang (91,66%) dengan rincian 11.179 WNI & 26 WNA.

Berdasarkan data tersebut, kini kasus aktif (pasien dalam perawatan) di Bali berkurang lagi 4 orang, menjadi 621 orang (5,08%) dengan rincian 620 WNI dan 1 WNA, yang dirawat di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Kabar baik juga terjadi pada perkembangan pandemi covid-19 secara nasional, dimana kembali pasien sembuh lebih banyak dari kasus positif baru meski hanya selisih 1 orang. Kali ini jumlah pasien sembuh sebanyak 3.881 orang dan yang terkonfirmasi positif 2.880 orang. Sementara kasus meninggal dunia sebanyak 74 orang yang dilaporkan 18 provinsi.

Meski pasien sembuh di Bali terus meningkat, Rentin selalu mengingatkan masyarakat Bali agar tetap waspada dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan. ”Tetaplah waspada dan patuhi protokol kesehatan dimanapun kita berada. Covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita,” ujarnya.

Baca juga :  Sejumlah RS di Gianyar Rawat Belasan PDP, Ratusan Orang Berstatus Pemantauan

Rentin juga mengingatkan pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker kapanpun & dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Ia juga kembali menegaskan, bahwa pengendalian dan pencegahan covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. ”Untuk itu, mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada,” tandas Rentin.

Menurutnya, pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar. ”Mari kita dukung upaya pemerintah, dengan penuh disiplin melaksanakan protokol kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” ajak Made Rentin. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.