MANGUPURA – Jumat (23/12/2022) besok bertepatan Tilem Julungwangi yang merupakan hari baik, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dijadwalkan akan membubarkan kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Badung, setelah sukses berjuang untuk kesembilan kalinya secara beruntun mempertahankan juara umum even akbar dwi tahunan di Bali tersebut.
Acara pembubaran Puspem Sempidi Badung itu, sekaligus dirangkaikan dengan bagi-bagi bonus atlet, pelatih dan official. Hanya bonus itu, baru dibagikan 37 persen dari 100 persen yang diterima atlet. Sisanya 63 persen lagi, akan diturunkan dalam tahun anggaran 2023.
Hal itu dibenarkan Ketua Umum KONI Badung Made Nariana kepada sejumlah awak media, Kamis (22/12/2022). ”Semua atlet peraih medali bersama Ketua Umum Cabor dan Manajer, diharapkan hadir dalam pembubaran tersebut. Juga diundang pejabat terkait di jajaran Pemkab Badung,” ujar Nariana.
Mantan Ketua Umum KONI Bali itu menambahkan, akhir tahun ini, KONI Badung juga menurunkan dana pembinaan kepada cabor anggotanya. Kenapa baru diturunkan? ”Sebab dana tersebut baru didapatkan dari anggaran perubahan APBD 2022,” terangnya.
Dana untuk Cabor tersebut, diharapkan segera dapat dipergunakan dalam bulan Desember ini, sebab dana-dana yang dipergunakan KONI bersama cabor harus dipertanggungjawabkan akhir tahun 2022 dengan bukti yang sah.
Nariana juga meyakini para pimpinan cabor anggota KONI Badung memiliki kreativitas dalam menggunakan dana pembinaan tersebut, apalagi tahun 2023 nanti atlet sudah dipersiapkan menghadapi pra-PON.
”Pengurus KONI Badung berharap sejumlah atlet Badung yang mencapai prestasi dalam Porprov 2022 dapat direkrut mewakili Bali ke pra PON sampai ke PON di Acet dan Sumut tahun 2024,” harap mantan Ketua PWI Bali dua periode itu.
Nariana yang didampingi Sekretarisnya Made Sutama dan Bendahara KONI Badung AA Rahmadi, juga menyampaikan penghargaan kepada pemkab Badung, masyarakat, atlet dan seluruh jajaran kontingen Badung, karena berhasil mempertahankan juara umum Porprov Bali untuk ke-9 kalinya secara beruntun.
Pada bagian lain, Nariana juga berharap KONI Bali segera menentukan jadwal Porprov berikutnya. Sebab hal itu sangat penting, terutama bagi KONI Kabupaten/Kota dalam pengajuan anggaran yang dibutuhkan.
”Dari hasil kontak-kontak pertelepon maupun via WA antar sejumlah Ketua Umum KONI Kabupaten lain, mereka berharap KONI Bali segera menentukan jadwal Porprov berikutnya, sebab awal tahun 2023 KONI Kabupaten harus sudah mengajukan rencana anggaran KONI ke Pemkab/Pemkot masing-masing,” pungkasnya. (*)























