POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Warga dan pengunjung Pantai Cucukan, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, digegerkan dengan penemuan jenazah bayi perempuan yang mengapung di tepi pantai, Minggu (8/11/2026) sore. Kondisi bayi yang masih lengkap dengan tali pusar itu memunculkan dugaan adanya tindakan pembuangan bayi.
Jenazah bayi tersebut pertama kali diketahui setelah anggota Balawista BPBD Gianyar yang bertugas di Pos II Pantai Masceti, menerima laporan sekitar pukul 17.00 Wita. Mendapat informasi tersebut, petugas langsung bergerak menuju Pantai Cucukan untuk melakukan penanganan dan evakuasi agar jenazah tidak terseret arus laut.
Koordinator Balawista BPBD Gianyar, I Wayan Hermanto, mengatakan, berdasarkan pengamatan petugas, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dan saat ditemukan masih lengkap dengan tali pusar. Dia memperkirakan bayi malang tersebut sudah berada di kawasan pantai sejak malam sebelumnya. Namun, perkiraan itu masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut. Petugas Balawista selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Blahbatuh, serta menghubungi PMI Gianyar, untuk membantu proses evakuasi menggunakan ambulans.
Jenazah bayi kemudian dibawa ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian telah menerima laporan dan melakukan penanganan atas temuan tersebut.
Hingga Minggu malam, identitas orang tua bayi, pihak yang diduga membuang, serta penyebab pasti kematian belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul bayi malang tersebut.
Penemuan ini menyisakan keprihatinan mendalam. Di tengah suasana pantai yang biasanya menjadi tempat warga dan wisatawan menikmati suasana sore, justru ditemukan jasad seorang bayi yang bahkan masih memiliki tali pusar. adi























