POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Nada bicara Ketua DPD Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih, terkesan kebingungan saat ditanya isu Munaslub Golkar yang ramai diwartakan di nasional. “Munaslub apa? Kami juga bingung siapa yang melempar isu itu,” jawab Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI tersebut saat dihubungi, Minggu (8/11/2026).
Menurut Demer, sapaan akrabnya, DPD Partai Golkar Bali secara tegas membantah isu penyelenggaraan Munaslub yang beredar belakangan ini. Dia menggaransi pengurus Golkar di Bali berani memastikan kabar tersebut adalah hoaks. Pun menyatakan seluruh kader tetap berada dalam satu barisan di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
“Sikap tegas dari Bali ini selaras dengan penolakan yang disuarakan pengurus Golkar di berbagai daerah lain, seperti Banten, Jawa Tengah, hingga Kalimantan Barat,” paparnya.
Untuk menguatkan pernyataannya, Demer mengklaim situasi internal partai berlambang pohon beringin tersebut berada dalam kondisi yang sangat kondusif. Tidak ada gejolak maupun dinamika politik—baik di tingkat pusat maupun daerah—yang dianggap dapat mengarah pada penyelenggaraan Munaslub.
“Berita Munaslub Golkar pasti hoaks, kami saja masih tenang-tenang menjalankan tugas reses di daerah, kawan-kawan se-Indonesia juga sama, tenang tidak ada kejadian khusus,” paparnya sambil tertawa.
Lebih jauh disampaikan, agenda utama legislator dan kader Golkar se-Indonesia saat ini adalah fokus turun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi pada masa reses. Pula mengawal program-program strategis pemerintah, ketimbang menanggapi isu spekulatif yang tidak bersumber.
Pandangan senada disampaikan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Partai Golkar Bali sekaligus Kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Bali, Yuda Suparsana. Menurutnya, soliditas pengurus maupun kader di Bali tidak terpengaruh oleh isu-isu yang diembuskan pihak tak bertanggung jawab.
“Bali tidak terpengaruh berita hoaks. Belum ada sebulan jajaran pengurus DPD Partai Golkar tingkat kabupaten/kota se-Bali, dan Provinsi Bali dilantik di Gong Perdamaian,” ulasnya di kesempatan terpisah.
Pelantikan serentak para pengurus partai di kawasan Gong Perdamaian Dunia tersebut, ungkapnya, menjadi sinyal konsolidasi penuh serta soliditas mesin partai di Bali dalam satu komando. Usai pelantikan tersebut, jajaran pengurus dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota langsung bergerak menggerakkan program kerja dan pengaderan organisasi di wilayah masing-masing.
Kembali ke Demer, disinggung kemungkinan ada pihak yang melempar isu tersebut secara sistemik dan masif seperti diutarakan Bahlil, dia tidak membantah. Demer juga tidak menepis potensi adanya pihak eksternal yang sengaja “memancing di air keruh”. Hanya, dia tidak bersedia menyebut nama sosok dimaksud.
Apakah kode “orangnya pakai kacamata dan bicara di podcast” seperti dikatakan Bahlil itu juga mengarah ke sosok di internal Golkar? “Yaa bisa saja, cuma kita belum tahu pasti siapa orangnya,” jawabnya diplomatis. hen























