POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, secara resmi melepas kontingen Pekan Olahraga dan Seni Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Kota Denpasar 2026. Pelepasan yang berlangsung pada Kamis (5/11/2026) di SMK PGRI 4 Denpasar ini menjadi wujud dukungan penuh Pemkot Denpasar bagi para tenaga pendidik yang akan berlaga di ajang Porsenijar PGRI Bali 2026.
Momentum ini sekaligus untuk membakar semangat dan motivasi para peserta agar tampil percaya diri, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas.
”Porsenijar PGRI bukan sekadar ajang berkompetisi dan mengejar prestasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta mengembangkan potensi guru di bidang olahraga dan seni,” ujar Wiratama.
Menurutnya, para guru tidak hanya berperan sebagai pengajar di kelas, tetapi juga bagian dari masyarakat yang memiliki potensi dan bakat luar biasa. Ia berpesan agar semangat kompetisi ini berjalan seiring dengan disiplin dan rasa tanggung jawab, tanpa menjadikan target kemenangan sebagai beban psikologis.
”Pemerintah Kota Denpasar memandang guru memiliki peran strategis. Guru bukan hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga menjadi teladan dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat pantang menyerah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kota Denpasar, Drs. I Ketut Suarya, M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Porsenijar merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mengembangkan kreativitas, kebugaran, serta kompetensi guru melalui bidang olahraga dan seni. Keikutsertaan para guru diharapkan memberi dampak positif bagi pengembangan diri maupun lingkungan pendidikan secara luas. Pengalaman dari ajang ini diharapkan dapat dibagikan kepada rekan sejawat dan peserta didik di sekolah.
Didampingi Ketua Panitia, I Made Arka, Suarya merinci bahwa kontingen Kota Denpasar berkekuatan 59 latlet dan seniman yang sebelumnya telah melalui seleksi ketat di tingkat daerah. Tahun ini, kontingen Denpasar mengikuti tiga kategori utama di Porsenijar Bali, yakni: bidang olahraga: Senam, catur, dan tenis meja. Seni: Paduan suara, fashion, tari Pendet, dan musikalisasi puisi. Dan di bidang pembelajaran mengikuti Anugerah Guru/PGRI Power.
Dengan persiapan matang tersebut, Suarya menegaskan bahwa kontingen Kota Denpasar menargetkan prestasi terbaik dan berupaya merebut gelar juara umum guna melangkah ke tingkat nasional. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Denpasar serta seluruh pihak yang telah mendukung penuh keberangkatan kontingen ini.
Acara pelepasan juga dimeriahkan dengan penampilan peserta dari sejumlah cabang seni dan olahraga, sebelum dilanjutkan dengan prosesi pelepasan resmi kontingen. Melalui ajang ini, PGRI Kota Denpasar berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik, mempererat solidaritas antarguru, serta meraih prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Bali. tra























