Jalan Menuju Pantai di Nusa Penida Perlu Pelebaran

  • Whatsapp
BUPATI Suwirta memantau kondisi jalan di Desa Sakti, Nusa Penida, Sabtu (7/11/2020) bersama Dinas PU. Foto: ist
BUPATI Suwirta saat memantau kondisi jalan di Desa Sakti, Nusa Penida, Sabtu (7/11/2020) bersama Dinas PU. foto: ist

KLUNGKUNG – Di balik potensi pariwisata yang dimiliki Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, ternyata masih menyisakan persoalan infrastruktur yang harus segera ditangani. Perbaikan infrastruktur seperti jalan dapat mempermudah akses dan memberi kenyamanan bagi pelancong yang berkunjung.

Adanya masalah infrastruktur tersebut ditemui Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, saat bedah desa di Desa Sakti, Sabtu (7/11/2020). Bersama tim dari instansi terkait yakni Dinas PU, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan Baperlitbang, Bupati menyusuri setiap sudut desa untuk mengetahui kondisinya, baik potensi maupun masalah yang ada.

Bacaan Lainnya

“Walaupun tidak langsung menyelesaikan masalah, tapi setidaknya kita mengetahui bagaimana kondisi riil di lapangan. Jadi, bisa segera dicarikan solusinya,” cetus Bupati asal Nusa Penida itu.

Sejumlah infrastruktur yang mendapat perhatiannya yakni jalan menuju Pantai Gamat dan Pantai Amok sepanjang 2 kilometer yang perlu dilebarkan. Jalan dari pertigaan Banjar Penida menuju objek wisata Broken Beach sepanjang 3 kilometer, dan jalan menuju Dusun Pundukaha Kaja, Desa Bunga Mekar sepanjang 4 kilometer. Dengan dibukanya akses itu dipastikan jarak tempuh ke dua lokasi tersebut akan lebih singkat dari objek wisata Crystal Bay.

Baca juga :  Keluarkan 80 Siswa Saat US, Disdikpora Bali Beri Peringatan Kepala SMKN 4 Bangli

“Tentu akan kami tindaklanjuti perencanaannya, tapi desa agar memastikan dulu pembebasan lahannya. Dengan itu, kami akan dorong apakah dengan anggaran kabupaten, provinsi, atau pusat,” urainya.

Infrastruktur lain yang masuk prioritas yakni pembuatan akses dari Cubang Gunung menuju Pantai Gamat sepanjang kurang lebih 2 kilometer, yang proposalnya masuk ke Pemkab Klungkung melalui program padat karya. Pun penanganan Jalan Sebundupa sepanjang 1 kilometer, dan proyek jalan di Banjar Tiing Jajang yang masih tersisa sekitar 900 meter untuk dilanjutkan sebagai akses tembus dan alternatif menuju Biaung.

Selain mengecek infrastruktur, Suwirta bersama tim mengunjungi warga miskin dan anak yatim piatu, Made Wijaya (12) dan Nyoman Intaran (5), yang dirawat sepupunya, Komang Ardiasa di Dusun Sakti. “Dengan Permendes Nomor 13 tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa dan Perbup yang sedang diproses, desa bisa menggunakan dana desa atau dana alokasi desa untuk menangani kemiskinan di wilayahnya,” jelas Suwirta.

Perbekel Desa Sakti, Ketut Partita, menyebutkan, jumlah penduduk di wilayahnya mencapai 1.200 KK. Potensi pariwisata yang dimiliki meliputi Crystal Bay, Pantai Gamat, Pantai Amok, termasuk tempat snorkling dan diving (menyelam). 022

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.