GIANYAR – Mengantisipasi adanya klaster penyebaran Covid-19 di lokasi proyek pembangunan Pasar Umum Gianyar, pekerja proyek itu wajib menunjukkan hasil tes cepat (rapid test) Corona. Hal itu diungkapkan Sekretaris Manajer Proyek, Sang Ngakan Putu Arsana, Minggu (8/11/2020).
Karena pembangunan pasar tersebut pada saat pandemi Covid-19, sebutnya, semua pihak wajib mengikuti protokol kesehatan. Selain wajib menunjukkan hasil tes cepat, setiap hari buruh proyek wajib diukur suhu tubuh oleh petugas jaga, dan disediakan tempat cuci tangan sebelum masuk proyek. “Kalau bekerja di tengah pandemi, bisa dilihat dari penerapan protokol kesehatannya,” ujarnya.
Tempat cuci tangan, jelasnya, disediakan enam buah di depan pintu masuk proyek. Setiap keluar-masuk proyek, semua pihak tanpa kecuali wajib mencuci tangan dengan air mengalir. Jika ada calon pekerja yang belum memiliki bukti tes cepat, dia akan mengarahkan ke rumah sakit terdekat untuk melakukan tes cepat. Selain itu, 260 pekerja didata sampai di kepala lingkungan, dan pemutakhiran data pekerja dilakukan dua minggu sekali.
Mengantisipasi agar tidak ada klaster penyebaran Covid-19 di tempat proyek, Sang Ngakan juga mengaku selalu siaga setiap pagi sebelum pekerja datang ke proyek. Sebab, dia lebih mengedepankan penerapan protokol kesehatan bagi setiap orang yang ada di sana. Mulai wajib mengenakan masker, wajib mencuci tangan dengan air mengalir, dan wajib menjaga jarak. 011






















