POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Mal Pelayanan Publik (MPP) Gianyar akan menjadi kantor OPD pelayan publik, tidak semata-mata perwakilan OPD. Hal ini diklaim akan menjadi pembeda MPP Gianyar dengan MPP daerah lain. Demikian diutarakan Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, saat peletakan batu pertama pembangunan MPP Gianyar di Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kamis (14/9/2023).
Bersama Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta; dan Wakil Bupati Anak Agung Gde Mayun, Bupati Mahayastra menyebut MPP ini akan menjadi kantor bagi empat OPD yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.
“Di Gianyar, kita menyatukan dinas atau OPD, dari kepala dinasnya, seluruh stafnya, seluruh pejabatnya, nanti berkantor di sini. Jadi, tidak ada alasan lagi menunggu keputusan kepala dinas, kepala bidang, karena semua sudah disiapkan lengkap di sini, sampai pada pengambil keputusan terakhir yaitu kepala dinasnya,” tegas Mahayastra.
Empat OPD yang akan berkantor di MPP adalah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Dinas Tenaga Kerja. Dia menyebut tidak menutup kemungkinan OPD lain yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat juga akan berkantor di MPP.
“Saya sudah survei, lantai bawah yang diperuntukkan parkir, masih bisa dipakai setengahnya untuk kantor OPD. Kita lihat perkembangannya dulu, lihat situasinya dulu, karena kita sudah punya dua kantong parkir di sekitar MPP ini,” sambungnya.
Mahayastra menguraikan, selama lima tahun kepemimpinannya, pembangunan yang dia lakukan semuanya pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Baik dari sisi kesehatan dengan membangun rumah sakit, sisi peningkatan perekonomian dengan membangun pasar, dan pelayanan. Kata kunci dari pemerintahan adalah pelayanan, dan tidak akan maksimal kalau tidak punya kantor.
Mahayastra menampik pembangunan kantor hanya untuk pegawai. Kata dia, kantor adalah tempat yang dituju masyarakat untuk mendapat pelayanan. Di kantor OPD, masyarakat bisa melihat pelayanan apa yang mereka butuhkan, apa petunjuk yang ingin mereka lakukan, dan berapa lama waktu yang dibutuhkan mengurus sesuatu.
Dengan diresmikannya MPP nanti, jika semua pelayanan publik bisa dilakukan tepat waktu, efisien, bermutu, maka pembangunan MPP bisa disebut berdaya guna dan berhasil guna.
Proyek pembangunan gedung MPP dikerjakan PT Tunas Jaya Sanur sebagai kontraktor pelaksana, PT Mitra Tri Sakti sebagai konsultan perencana, dan PT Gaharu Sempana sebagai manajemen konstruksi.
Lama pengerjaan 210 hari dengan tanggal kontrak 25 Mei 2023, sehingga target penyelesaian pekerjaan adalah minggu keempat Desember 2023. Nilai kontrak mencapai Rp70,2 miliar, bersumber dari APBD Gianyar tahun 2023. adi























