DENPASAR – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XV/2022 sudah berakhir setelah ditutup resmi Gubernur Bali Wayan Koster di Jaya Sabha, Minggu (27/11/2022) malam. Dominasi Kontingen Badung tak tergoyahkan, setelah sukses mempertahankan juara umum untuk kesembilan kalinya berturut-turut dengan raihan 177 emas, 124 perak dan 132 perunggu.
Sementara Kontingen Kota Denpasar semakin kental dengan julukan sebagai ”spesialis runner up” sejarah Porprov karena hingga saat ini belum mampu mematahkan dominasi Badung. Total kontingen ibu kota provinsi Bali Bali ini mengumpulkan 146 emas, 150 perak dan 154 perunggu.
Kabupaten Buleleng dan Gianyar yang diprediksi bersaing ketat dalam perburuan papan atas (tiga besar) akhirnya dimenangkan kontingen Gumi Den Bukit dengan raihan 75 emas, 71 perak dan 102 perunggu. Terpaut 22 emas dari kontingen Gianyar di peringkat keempat dengan 53 emas, 73 perak dan 119 perunggu.
Secara umum, kontingan yang masuk empat besar ini masih mendominasi dalam sejarah berlangsungnya multi even dua tahunan di Bali sampai saat ini. Gianyar sendiri sempat menduduki urutan ketiga pada 2017 saat menjadi tuan rumah.
Pergeseran peringkat terjadi di papan tengah, dimana kontingen Klungkung sukses menggusur tuan rumah Porprov XIV/2019 yakni Kabupaten Tabanan. Pada Porprov Bali XV ini, kontingen yang terkenal dengan serombotannya itu naik satu tingkat ke urutan lima dengan 25 emas, 42 perak dan 64 perunggu.
Sementara Tabanan turun satu strip ke urutan keenam dengan 23 emas, 22 perak dan 43 perunggu. Saat jadi tuan rumah 2019, Tabanan berhasil meraih 29 emas, 32 perak dan 678 perunggu. Sedangkan KLungkung saat Porprov 2019 di Tabanan meraih 20 emas, 33 perak dan 48 perunggu.
Di papan bawah, Jembrana masih bertahan di peringkat tujuh dengan raihan 17 emas, 28 perak dan 57 perunggu. Tapi posisi buncit (juru kunci) atau urutan kesembilan kini ditempati kontingen Karangasem dengan 10 emas, 15 perak dan 43 perunggu. Pada Porprov 2019, Karangasem berada di urutan kedelapan dengan 9 emas, 21 perak dan 50 perunggu.
Perjuangan Bangli untuk bangkit menghindari posisi juru kunci pada Porprov XV ini, membuahkan hasil menggembirakan. Bangli finish di urutan kedelapan dengan raihan 15 emas, 16 perak dan 48 perunggu. Raihan medali emas Bangli naik cukup signifikan dibandingkan Porprov 2019 yang hanya mendapat 9 emas, 17 perak dan 47 perunggu. yes
























