Hujan, Wisatawan Tetap Padati Objek Wisata

  • Whatsapp
OBJEK wisata Taman Tirta Gangga di Desa Ababi, Kecamatan Abang, dipadati pengunjung saat Hari Raya Galungan. Foto: ist
OBJEK wisata Taman Tirta Gangga di Desa Ababi, Kecamatan Abang, dipadati pengunjung saat Hari Raya Galungan. Foto: ist

KARANGASEM – Hari Raya Galungan menjadi berkah bagi beberapa destinasi wisata di Karangasem. Sebab, grafik kunjungan pelancong naik cukup signifikan. Salah satunya adalah objek wisata Taman Tirta Gangga di Desa Ababi, Kecamatan Abang.

“Kebetulan liburan hari raya, jadi pengunjung yang datang ramai sekali. Itu sangat kami syukuri,” kata Kepala Pengelola Taman Tirta Gangga, AA Made Kosalya, Jumat (12/11/2021).

Bacaan Lainnya

Kosalya menuturkan, saat Umanis Galungan jumlah pengunjung mencapai 800 orang lebih. Kemarin pun pengunjung yang datang juga masih lumayan banyak. Meskipun masih jauh jika dibandingkan dengan sebelum Covid-19 merebak, dia tetap mensyukuri capaian ini. “Jika sebelum Covid, jumlah pengunjung yang datang mencapai 2.500 orang lebih saat Galungan,” terangnya.

Berhubung beberapa hari terakhir sering hujan, Kosalya berkata jumlah pengunjung ke Taman Tirta Gangga mungkin saja lebih banyak lagi jika tidak hujan deras. Ketika hujan deras turun sore hari saat Galungan, dia menyebut banyak pengunjung yang sudah ada di parkiran memilih tidak jadi masuk. “Jika tidak hujan, mungkin pengunjung yang datang bisa mencapai 1.200 orang. Lumayan banyak yang tidak jadi masuk,” pungkasnya.

Taman Ujung Dominan Dikunjungi Wisatawan Lokal

Baca juga :  Pencegahan Penularan Covid-19 Klaster Perkantoran dan Tempat Kerja

Hari Raya Galungan pada Rabu (10/11/2021) memberi suntikan semangat bagi pengelola Taman Soekasada Ujung, Karangasem. Melesat jauh dibanding hari-hari biasa, jumlah kunjungan saat Galungan dan Umanis Galungan mencapai 2.500. Namun, seperti sebelumnya, pengunjung didominasi wisatawan lokal ketimbang wisatawan mancanegara.

Berdasarkan data dari pengelola, saat Galungan jumlah kunjungan wisatawan lokal mencapai 655 orang, sedangkan wisatawan mancanegara hanya 5 orang. Kemudian saat Umanis Galungan, Kamis (11/11/2021), kunjungan wisatawan mancanegara tidak ada sama sekali, sedangkan kunjungan wisatawan lokal meningkat signifikan mencapai 2.318 orang.

“Untuk kunjungan didominasi wisatawan lokal, untuk wisatawan asing hanya ada lima orang,” tegas Sekretaris Pengelola Taman Soekasada Ujung, IB Putra Manuaba, Jumat, (12/11/2021).

Manuaba mengungkapkan, kunjungan wisatawan saat Galungan dan Manis Galungan saat ini terbilang lebih sedikit daripada hari raya Galungan enam bulan lalu. Sebab, pada periode enam bulan Bali sebelumnya itu, kunjungan mencapai 2.488 orang. Salah satu penyebab menurunnya kunjungan diperkirakan faktor cuaca, karena hujan deras yang mengguyur wilayah itu membuat pengunjung memilih untuk pulang. 

Terkait penerapan protokol kesehatan, dia mendaku pengelola menerapkan sesuai standar yang ditetapkan. Selain mengukur suhu tubuh, juga mewajibkan pengunjung memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pindai barcode (kode batang) aplikasi PeduliLindungi. Pengelola juga mengantisipasi dengan membuka dua pintu masuk dan pintu keluar, serta memberlakukan pembelian tiket masuk berbasis daring demi mengurangi antrean pembayaran tiket secara manual. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.