Hujan Deras, Petani Bunga Pacar Gagal Panen

HARAPAN petani bunga pacar asal Dusun Bangbang Kelod, Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku mendapat hasil menggembirakan menjelang Hari Raya Kuningan mendatang, terhapus gegara hujan lebat yang merusak bunga pacar siap panen. Foto: ist

BANGLI – Menjelang Hari Raya Galungan pada pekan lalu, harga bunga pacar galuh sempat melambung sebagai salah satu komponen pembuatan canang. Sayang, harapan petani bunga pacar mendapat hasil menggembirakan menjelang Hari Raya Kuningan mendatang, terhapus gegara hujan lebat yang merusak bunga pacar siap panen.

Ni Ketut Salin, petani asal Dusun Bangbang Kelod, Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, menuturkan, dia menanam pacar galuh di sawahnya seluas empat are. Bunga pacar yang ditanam ada yang warna merah, putih, ungu dan merah muda.

Read More

Ketut Salin dan keluarga memanen bunga setiap hari, dan perlu waktu tiga jam untuk tuntas memetik. “Kalau dipetik saat masih basah, bunga akan cepat rusak. Makanya dipetik pada sore hari dari jam tiga hingga jam enam,” ucapnya, Selasa (10/1/2023).

Berhubung sekarang sering terjadi hujan deras dan angin kencang, dia mengaku para petani bunga pacar mengalami gagal panen besar. Hujan deras bisa menyebabkan batang pohon membusuk, dan bunga tidak bisa tumbuh. “Selain itu pengaruh hujan yang berkepanjangan juga menyebabkan tanaman bunga jadi membusuk, karena tidak mendapat asupan sinar matahari,” sambungnya.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini dia hanya mendapat 10 kg per hari. Kondisi ini jauh menurun dibanding tahun lalu, ketika bisa mendapat 20 kg per hari. “Cuaca saat ini sangat berpengaruh pada tanaman,” keluhnya.

Soal harga, dia mendaku saat ini mulai menurun, meski saat Galungan sempat naik. “Saat Galungan harga bunga di kisaran Rp15 ribu sampai Rp20 ribu per kilo. Tapi saat ini hanya dapat harga Rp6.000 per kilo,” tandasnya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.