Hotel di Lombok Kewalahan Tamu MotoGP, Sandiaga Tawarkan Opsi Glamping

  • Whatsapp
MENPAREKRAF Sandiaga Uno (kiri) saat bersama Gubernur Zulkieflimansyah dan Dirut ITDC (kanan) saat berkeliling ke KEK Mandalika menggunakan motor listrik buatan warga NTB, beberapa waktu lalu. Foto: rul

MATARAM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan pihaknya akan mendorong munculnya akomodasi-akomodasi sementara di Lombok untuk menampung penonton MotoGP. Perhelatan balap internasional itu akan berlangsung di Mandalika pada 18-20 Maret 2022 dan diduga akan menarik 100 ribu wisatawan.

Sandiaga menyebut pemerintah berencana menawarkan opsi penginapan di tenda atau glamping. Kementerian, kata dia, bakal bekerja sama dengan industri yang bergerak di bidang penyedia peralatan luar ruangan atau outdoor, seperti Eiger.

Bacaan Lainnya

‘’Intinya, opsi itu solusi yang kita tawarkan membantu ketersedian kamar hotel di Lombok. Makanya, kami juga sedang bangun Bobo cabin kerja sama dengan Bobobox dan dengan Eiger agar menyediakan glamping. Eiger akan menyediakan fasilitas tenda untuk wisatawan,’’ ujar Sandiaga dalam siaran tertulisnya di grup jurnalis Pariwisata NTB, Sabtu (8/1/2022).

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memproyeksikan penonton yang berasal dari luar negeri dan domestik untuk gelaran balap MotoGP mencapai 100 ribu orang. Sedangkan, total akomodasi hotel, penginapan, hingga desa wisata di Lombok hanya 23 ribu unit per Desember 2021.

Ia berkata, tidak semua wisatawan akan datang pada hari yang sama sehingga kebutuhan akomodasi tak menumpuk. Meski demikian, untuk mengantisipasi membludaknya okupansi hotel, pemerintah bakal membuka alternatif penginapan.

Baca juga :  Waspada! BMKG Prakirakan Curah Hujan Meningkat Sepekan Mendatang

Selain glamping dan cabin, pemerintah akan meminta masyarakat menawarkan rumah di desa-desa wisata untuk dimanfaatkan sebagai homestay. ‘’Bahkan, kapal-kapal cruise yang bersandar di dermaga Pelabuhan Lombok akan digunakan sebagai akomodasi sementara,’’ ucap Sandiaga.

Menurut dia, pemerintah akan menjamin penyediaan transportasi, seperti shuttle dari penginapan ke lokasi perhelatan MotoGP. Bila Kapasitas di Lombok tak cukup menampung kebutuhan, wisatawan akan diarahkan untuk tinggal di Bali atau destinasi sekitar NTB.

‘’Dipastikan juga bahwa sebagian pengunjung MotoGP akan memilih tinggal di Bali, yaitu Nusa Dua atau kawasan lainnya. Ini akan kami fasilitasi ketersediaan penerbangannya,’’ tandas Sandiaga. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.