Hoaks, Surat Pernyataan dan Keputusan Gubernur Bali tentang Perpanjangan Status Darurat Bencana

  • Whatsapp
DINAS Komunikasi, Informasi, dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali akhirnya merilis bahwa Surat Pernyatan dan Keputusan Gubernur Bali tentang Perpanjangan Status Darurat Bencana yang beredar di masyarakat adalah hoak alias berita bohong. Foto: istimewa
DINAS Komunikasi, Informasi, dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali akhirnya merilis bahwa Surat Pernyatan dan Keputusan Gubernur Bali tentang Perpanjangan Status Darurat Bencana yang beredar di masyarakat adalah hoak alias berita bohong. Foto: istimewa

DENPASAR – Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali akhirnya merilis bahwa Surat Pernyataan dan Keputusan Gubernur Bali tentang Perpanjangan Status Darurat Bencana yang beredar di masyarakat adalah hoak alias berita bohong. ‘’Itu kategori informasi hoaks,” kata Kadiskominfos Provinsi Bali, Gede Pramana di Denpasar, Sabtu (28/3/2020).

Sebelumnya, telah beredar di masyarakat dan viral di media sosial terkait Surat Pernyataan Gubernur Nomor 57/SatgasCovid19/III/2020 tanggal 31 Maret 2020, dan Keputusan Gubernur Bali Nomor 272/04-G/HK/2020 tanggal 31 Maret 2020 tentang Perpanjangan Status Siaga Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Provinsi Bali. ‘’Dengan ini dinyatakan bahwa kedua surat tersebut adalah hoaks,’’ tegasnya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, saat ini Gubernur Bali dan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali, sedang melakukan evaluasi terkait perkembangan penyebaran Covid-19 di Provinsi Bali, dan direncanakan akan dibahas pada rapat gabungan pada hari Senin, 30 Maret 2020.

“Keputusan Gubernur Nomor 258/04-G/HK/2020 Tanggal 16 Maret 2020 tentang Status Siaga Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Bali, masa berlakunya tanggal 16 Maret sampai dengan 30 Maret 2020, dan sampai saat ini masih berlaku. Terkait keputusan apakah diperpanjang atau tidaknya status Siaga Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Bali, baru akan diputuskan pada rapat gabungan Senin tanggal 30 Maret 2020,” pungkasnya. alt

Baca juga :  Pasien Covid-19 Sembuh di Bali kembali Melonjak, Denpasar Terbanyak

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.