HGN di SMPN 2 Denpasar Bertabur Bintang Prestasi

  • Whatsapp
PLT Kepala SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seni Wati, foto bersama siswa berprestasi saat puncak peringatan HUT ke-76 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2021 di SMPN 2 Denpasar, Kamis (25/11/2021). Foto: tra

DENPASAR – Sehari tanpa prestasi, bukan SMPN 2 Denpasar namanya. Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2021 dan HUT ke-76 PGRI di SMPN 2 Denpasar, Kamis (25/11/2021) berjalan khidmat dan meriah. Puluhan prestasi berupa piala diserahkan siswa kepada Plt. Kepala SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seni Wati, S.Pd. Puncak HGN di SMPN 2 Denpasar benar-benar bertaburan bintang prestasi.

Menurut Wakasek Kesiswaan, Farid Ahmad, S.Pd., MM., tercatat 50-an lebih prestasi dan piala dipersembahkan siswa sejak 1 April 2021. Prestasi itu diraih di bidang akademis maupun nonakademis mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional.

Bacaan Lainnya

Prestasi pemuncak antara lain meraih medali emas kategori Matematika tingkat nasional yang dipersembahkan oleh I Putu Bagus Neka Pradnyadinata. Sebelumnya, siswa SMPN 2 Denpasar juga meraih juara 2 lomba monolog tingkat nasional yang dipersembahkan oleh Ni Luh Sari Artini Dewi dan I Ketut Galang Purnawan Bhagasmara.

Prestasi di tingkat nasional lainnya meraih juara 3 bidang teknik dan rekayasa dalam lomba karya ilmiah pelajar dipersembahkan oleh Kadek Adrian Prasetya. Sejumlah atlet SMPN 2 Denpasar juga menjuarai beberapa cabor dalam Wali Kota Cup 2021. Di antaranya di kejuaraan panahan, senam, tenis meja, dan woodball.

Atas prestasi tersebut, Kasek Gusti Agung Ayu Made Seni Wati, yang bertindak sebagai inspektur upacara tampak sumringah menerima piagam dan piala dari siswa berprestasi.

Baca juga :  Membumikan Pancasila Sebagai Penangkal Ideologi Transnasional, PDIP Siapkan Strategi Adaptif dan Kekinian

Di acara itu, Seni Wati menekankan agar siswanya eling dengan Catur Guru. Ia menegaskan, kita patut menghormati guru karena dialah kita bisa maju dan menempuh pendidikan. Sedangkan kepada gurunya, dia berpesan jadilah guru sesuai dengan kemajuan zaman.

Tak ada istilah terlambat mengusai TI bagi guru yang sudah berumur. Namun ia mengakui, 90 persen gurunya sudah menguasai TI. Apalagi SMPN 2 Denpasar banyak didukung guru-guru muda yang energik.

Dia minta siswa dan guru menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan integritas diri. Mengajar dengan hati dan menjadi guru di hati siswa. Guru yang mulia adalah guru yang selain mengajar juga mendidik, mampu menginspirasi, dan mampu menggerakkan ke arah yang lebih baik.

Seni Wati didampingi Wakasek Humas, Dra. Ni wayan Muliastini, M.Psi.; Wakasek Kurikulum, Ni Putu Aryantini, S.Pd.,M.Pd.; dan Wakasek Sarpras, Ida Ayu Prahasti Negari, S.Pd., juga menekankan kepada gurunya punya keberanian untuk melangkah ke depan menuju satu tujuan utama, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.