Harga Sarana Upacara di Gianyar Melonjak, Bunga Pacar Tembus Rp34 Ribu per Kilogram

BUNGA pacar tembus Rp34 Ribu per Kilogram. Foto: ist
BUNGA pacar tembus Rp34 Ribu per Kilogram. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYARMenjelang Hari Raya Nyepi, harga sejumlah sarana upacara di Kabupaten Gianyar mulai mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Salah satu yang paling mencolok adalah bunga pacar galuh yang kini menembus harga Rp34 ribu per kilogram dari sebelumnya sekitar Rp20 ribu per kilogram.

Kenaikan harga ini dipicu meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk persiapan upacara menjelang Nyepi. Selain itu, faktor musim hujan juga mempengaruhi pasokan bunga di pasaran, karena tidak banyak pemetik bunga yang berani memanen saat cuaca tidak menentu.

Read More

Staf Pemantau Harga Komoditas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar, Ketut Sastrawati, Selasa (16/3/2026), mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pasar desa serta Pasar Rakyat Gianyar, harga sarana upacara Hindu memang mulai merangkak naik. Menurutnya, kenaikan harga tersebut masih tergolong wajar karena dipengaruhi mekanisme pasar, yakni meningkatnya permintaan menjelang hari raya.

“Harga kebutuhan upacara memang mengalami kenaikan karena permintaan meningkat. Namun, secara umum masih terkendali. Tidak seperti dua tahun sebelumnya, harga bunga gemitir bisa melonjak hingga Rp120 ribu per kilogram,” jelasnya.

Selain bunga pacar, beberapa sarana upacara lainnya juga mengalami kenaikan. Harga janur naik dari Rp25 ribu per ikat menjadi Rp30 ribu per ikat. Bunga gemitir naik dari Rp24 ribu per kilogram menjadi Rp30 ribu per kilogram. Sementara kembang rampe naik dari Rp10 ribu per kilogram menjadi Rp12 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga kelapa saat ini masih stabil di kisaran Rp15 ribu per butir, meski di beberapa tempat sempat menyentuh Rp35 ribu per butir. Untuk komoditas sayuran, harga relatif stabil. Buncis dijual Rp12 ribu per kilogram, kacang panjang Rp11 ribu per ikat, dan tomat Rp13 ribu per kilogram. Namun harga cabai rawit segar mulai merangkak naik dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit merah berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.

Komoditas lain seperti daging juga masih stabil, yakni daging ayam bersih Rp40 ribu per kilogram, daging babi Rp80 ribu per kilogram, dan daging sapi Rp120 ribu per kilogram. Sastrawati menambahkan, hingga saat ini distribusi komoditas tidak mengalami kendala, baik antar kabupaten maupun pasokan dari luar Bali seperti Jawa dan Lombok.

“Untuk kebutuhan sembako masih berada pada harga yang terkendali sesuai harga eceran tertinggi (HET). Sementara kenaikan sarana upacara murni karena meningkatnya permintaan menjelang Nyepi,” tegasnya.

Ia juga menegaskan Disperindag Gianyar akan terus melakukan pemantauan harga di pasaran. Jika terjadi lonjakan pada komoditas penting seperti beras, gas, maupun minyak goreng, pihaknya akan segera melakukan operasi pasar guna menjaga stabilitas harga. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.