HUT Ke-52 ST Bhakti Guna Karya, IGN Gede Marhaendra Jaya: Sekaa Teruna sebagai Benteng Melestarikan Adat Budaya Bali

TOKOH masyarakat, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, saat menghadiri perayaan puncak HUT ke-52 Sekaa Teruna (ST) Bhakti Guna Karya, Banjar Gunung, Desa Penatih Dangin Puri, Denpasar Timur, pada Rabu (5/7/2023). Foto: tra
TOKOH masyarakat, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, saat menghadiri perayaan puncak HUT ke-52 Sekaa Teruna (ST) Bhakti Guna Karya, Banjar Gunung, Desa Penatih Dangin Puri, Denpasar Timur, pada Rabu (5/7/2023). Foto: tra

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Sekaa Teruna (ST) Bhakti Guna Karya, Banjar Gunung, Desa Penatih Dangin Puri, Denpasar Timur, merayakan HUT ke-52 pada Rabu (5/7/2023). Perayaan HUT digelar meriah dan dihadiri tokoh masyarakat, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, SH.

Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun oleh I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya dan Klian Banjar Gunung, I Nyoman Wita;  bersama Ketua ST Bhakti Guna Karya, I Wayan Oka Mega Wijaya, anggota DPRD Kota Denpasar, I Putu Gede Menala Wisnawa, dan Perbekel Penatih Dangin Puri, I Wayan Kamar. Pada kesempatan itu, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, menyerahkan dana motivasi untuk ST Bhakti Guna Karya.

Read More

Ketua ST Bhakti Guna Karya, I Wayan Oka Mega Wijaya, mengatakan, momentum HUT selain dimaknai sebagai peringatan hari jadi, sekaligus sebagai ajang menjalin silaturahmi membangun rasa kebersamaan yang baru di era milenial. Acara HUT dimeriahkan dengan acara hiburan jogged bumbung, dan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba serangkaian HUT.

Perbekel Penatih Dangin Puri, I Wayan Kamar, mengapresiasi pelaksanaan HUT ke-52 ST Bhakti Guna Karya yang penuh kreativitas seni. Inilah, kata Wayan Kamar, anggota sekaa teruna sebagai organisasi tradisional mampu melestarikan adat budaya Bali.

Tokoh masyarakat, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, mengatakan, era milenial ini sekaa teruna harus mampu sebagai benteng melestarikan adat budaya Bali. Di samping itu, sekaa teruna bisa mewakili generasi muda dalam menyukseskan berbagai aktivitas pembangunan di era global ini. “Sekaa teruna juga harus mampu mengikuti perkembangan zaman yang kian maju, sekaligus juga bisa sebagai filter budaya asing,” ujarnya.

Selain itu, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, juga berpesan kepada sekaa teruna agar tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum, seperti balap liar, seks bebas, mabuk-mabukan, narkoba ataupun narkotika. Sebagai generasi penerus bangsa dan tulang punggung negara, sekaa teruna harus meningkatkan kreativitas dalam pelestarian seni, adat dan budaya.

“Terlebih di era revolusi 4.0 yang serba teknologi, sekaa teruna harus menjadi SDM unggul yang memiliki daya saing tinggi dan integritas. Kuncinya adalah terus mengisi diri dengan belajar dan belajar, sehingga nantinya lahir generasi dengan SDM yang unggul dan berkarakter dalam rangka mengisi pembangunan di segala bidang,” ungkapnya menandaskan. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.