Gus Bota Ajak Baladika-Laskar Bali Lahirkan Pemimpin di Bali

GUS Bota (kanan depan) bersama Bupati Giri Prasta saat HUT ke-20 Baladika Bali, Minggu (5/5/2024). Foto: IST
GUS Bota (kanan depan) bersama Bupati Giri Prasta saat HUT ke-20 Baladika Bali, Minggu (5/5/2024). Foto: IST

DENPASAR – BERWAJAH tegas dan cenderung dingin, Gus Bota ternyata memiliki selera humor untuk memecah suasana serius. Memberi sambutan saat HUT ke-20 Baladika Bali, Minggu (5/5/2024) di Objek Wisata Alas Pala, Sangeh di Kecamatan Abiansemal, Badung, dia mengusili Ketua Dewan Pengawas Angunggah Bali Shanti, Nyoman Giri Prasta, yang juga Bupati Badung. “Sekarang (kesempatan) bisa menyuruh Bupati berdiri dan duduk, sisanya tidak berani,” canda Ketua Umum Baladika Bali Angunggah Shanti itu usai mengajak hadirin agar berdiri sembari meneriakkan yel-yel. Giri Prasta bersama undangan disertai ribuan anggota ormas Baladika Bali serta Laskar Bali Shanti yang hadir, tertawa lepas sembari memberi aplaus.

Dalam sambutannya, politisi PDIP bernama asli I Bagus Alit Sucipta itu mengaku terharu melihat kerukunan dua ormas terbesar di Bali itu selama ini. Dia juga mengapresiasi sinergitas kedua ormas dalam melaksanakan kegiatan sosial di masyarakat, sebagai rangkaian dari HUT Baladika Bali. Menurutnya, ormas seyogianya menghadirkan dan menampilkan sisi kegiatan sosial mereka di tengah masyarakat.

Read More

“Di mana ada Baladika Bali dan Laskar Bali Shanti, di sana bisa diterima dan berguna untuk masyarakat Bali. Jadi, masyarakat tidak lagi takut dengan ormas,” pesan peraih suara terbesar saat Pileg 2019 dan 2024 untuk DPRD Bali dari Dapil Badung tersebut.

Ketika bisa menyelami apa dirasakan masyarakat, sebutnya, maka masyarakat dapat benar-benar bersatu dengan ormas yang asli, lahir dan berkembang dari Bali. Dia mengajak publik untuk turut bangga karena Baladika dan Laskar Bali Shanti sebagai ormas yang lahir berkembang asli Bali. “Kita harus sama-sama bersatu menjaga Bali yang dicintai. Setuju jaga Bali? Setuju sebarkan kedamaian?” serunya yang dijawab “siap” oleh hadirin.

Gus Bota kembali mempertegas pesan kedamaian itu dengan menunjuk bagaimana semua kegiatan Baladika dan Laskar Bali dijalankan dari tingkat DPC sampai pusat. Ini menunjukkan ke publik bersatunya kedua ormas tidak hanya di tataran atas, tapi mengakar sampai bawah. “Tyang (saya) yakin semeton sami (saudara semua) pasti punya keinginan dan cita-cita sama bahwa kita organisasi yang berguna untuk masyarakat Bali,” ajaknya.

Sedikit menyinggung geliat Pilkada Serentak 2024, Gus Bota mengapresiasi Bimanata selaku Ketua Panitia HUT ke-20 Baladika Bali. Putra kedua Bupati Giri Prasta itu dinilai mampu mengorkestrasi kegiatan sosial Baladika Bali dengan menggandeng Laskar Bali Shanti. Pun dinilai cocok menjadi pemimpin muda di Badung. “Cocok jadi pemimpin nggih?” tanyanya sembari melihat Bimanata yang duduk di barisan depan, disambut koor “setuju” dan aplaus hadirin.

Lebih jauh disampaikan, dia sering diskusi dengan AA Suma Widana selaku Ketua Umum Aliansi Angunggah Bali Shanti, dan AA Alit Widanta sebagai Ketua Umum Laskar Bali Shanti, yang hadir sebagai undangan. Intinya, jika kedua ormas bersatu, mereka bisa berbuat banyak. Termasuk merealisasikan “isi hati” Bimanata untuk menjadikan Giri Prasta sebagai Gubernur Bali.

“Apalagi tadi disampaikan adik tityang (saya), Bimanata, astungkara bisa kita raih bersama. Biar pernah punya pemimpin di Bali nggih. Setuju?” serunya disambut pekik setuju.

“Saya terharu melihat semangat dan loyalitas semeton semua, dari jam jam 12 sudah di lokasi saking antusiasnya. Semoga kita makin solid dan jaya selalu,” tutupnya dalam acara yang juga dihadiri Ketua DPRD Bali, Putu Parwata, dan anggota Fraksi PDIP Badung tersebut. hen

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.