POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Sejumlah tim peserta Liga 3 Nasional sudah memastikan diri menggemgam tiket 32 besar. Tapi, tidak demikian terjadi di Grup L, sebab sampai saat ini, belum ada satu pun dari lima tim di grup tersebut memastikan diri lolos dari fase grup.
Dari lima tim tersebut, yang pasti Persim Minahasa sudah tereliminasi, karena tak pernah menang dalam 4 laga. Jadi sisanya yakni, Josal FC, PSHM UMY, Serpong City dan pendatang baru Putra Angkasa Kapal FC Badung (Bali) masih bersaing hingga match day terakhir (laga keempat) Grup L, Rabu (8/5/2024) besok.
Josal FC Piaman sementara memimpin klasemen sementara Grup L dengan nilai 7, setelah secara mengejutkan menghempaskan tuan rumah Persatuan Sepakbola Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (PSHW UMY) dengan skor 2-1, Senin (6/5). Atas kekalahan itu, PSHW tergusur ke urutan kedua dengan nilai 6.
Kemudian dihari yang sama Senin (6/5), Serpong City juga sukses menjaga peluang mereka setelah susah payah mengatasi tim juru kunci Persmin dengan skor 2-1. Bahkan gol kemenangan Serpong City baru tercipta menit menit akhir pengujung laga.
Jasol sekalipun memimpin klasemen (lihat klasemen sementara di bawah, -red), tampaknya belum aman. Mengingat lawan terakhirnya Rabu (8/5) besok merupakan tim yang juga memiliki peluang lolos dari fase grup yakni Serpong City. Jika Serpong City menang, sementara dipertandingan lainnya PSHW menang atas Perseden, maka Josal dipastikan bakal tersingkir.
Wajib Menang
Lantas bagaimana dengan peluang Putra Angkasa Kapal FC? Dengan modal nilai 4 pasca kalah melawan Serpong City 1-2, tim besutan Pelatih I Nyoman Ambara itu masih punya secercah harapan, meskipun super berat. Masalahnya, Putu Febri Andika dan kawan kawan, harus mengalahkan tuan rumah PSHW yang juga butuh kemenangan.
Seandainya menang, Putra Angkasa memiliki nilai maksimal 7. Tapi lolos tidaknya, akan ditentukan partai lainnya antara Josal kontra Serpong City. Jika Josal menang 1-0 saja, maka Josal sebagai juara grup L dengan didampingi Putra Angkasa (runner up) lolos ke babak 32 besar.
Skenario lain yang bisa membawa Putra Angkasa lolos, jika Serpong City menang minimal 5 gol ke gawang Josal dan Putra Angkasa menang atas PSHW minimal 1 gol saja. Karena saling ketergantungan, selayaknya 2 partai terakhir di Grup L ini harus digelar bersamaan di dua stadion. Tujuannya jelas, untuk menghindari ada tim yang main mata.
Apakah Putra Angkasa bisa mengalahkan PSHW? Ini juga pertanyaan sulit dijawab. Sebab PSHW sebagai tuan rumah pasti memiliki keuntungan lebih. Selain mendapat dukungan langsung para pendukungnya, juga pada umumnya tim-tim tuan rumah lumrah mendapat keuntungan keberpihakan wasit.
Nah urusan korps baju hitam ini jadi yang menakutkan. Jangankan hanya kompetisi Liga 3 nasional, sekelas Piala Asia saja hal itu bisa terjadi. Kita masyarakat Indonesia pasti belum bisa melupakan, bagaimana wasit mencurangi Timnas Indonesia U-23 saat dikalahkan tuan rumah, Timnas Qatar U-23.
Secara fisik, Putra Angkasa sesungguhnya punya potensi bisa mengalahkan PSHW. Sebab anak-anak Kapal ini punya recovery cukup dibandingkan PSHW yang sangat terkuras saat dikalahkan Jasol FC, Senin (6/5). Dengan hanya istirahat sehari, tampaknya belum cukup bagi para pemain untuk kembali bugar sempurna.
Faktor kebugaran tentu lebih menguntungkan Putra Angkasa. Sekarang tinggal bagaimana, pelatih Nyoman Ambara merancang taktik dan strategi agar timnya bisa meraih kemenangan krusial di laga terakhir Grup L. Menarik untuk ditunggu! yes
Klasemen Sementara
Grup L
1.Josal FC 3 2 1 0 8-4 7
2.PSHW UMY 3 2 0 1 4-3 6
3.Serpong City 3 2 0 1 4-3 6
4.P. Angkasa 3 1 1 1 4-4 4
5.Persmin 4 0 0 4 5-11 0
























